Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 13 Feb 2018 14:50 WIB

TRAVEL NEWS

Anak-anak Jerman Belajar Destinasi dan Budaya Indonesia

Fitraya Ramadhanny
Redaksi Travel
Mengenalkan Indonesia pada anak-anak Jerman (Rima Agustine/Istimewa)
Mengenalkan Indonesia pada anak-anak Jerman (Rima Agustine/Istimewa)
Berlin - Promosi budaya dan wisata Indonesia bukan saja tugas pemerintah. Masyarakat Indonesia juga berhubungan dengan masyarakat Jerman untuk mengenalkan Nusantara.

Komunitas Indonesia Fuer Deutschland (IFD) dalam rilisnya kepada detikTravel, Selasa (13/2/2018) memprakarsai ekskursi budaya anak-anak Jerman. Mereka menggandeng organisasi Arche yang menangani anak-anak berkebutuhan khusus.

Acara sudah digelar di Rumah Budaya Indonesia di Berlin dan dihadiri Birgit Steffan mewakili KBRI Berlin dan Fadhel Herlambang, ketua panitia proyek IFD ke-2. Wakil Ketua Tanfidziyah PCI Nahdlatul Ulama Jerman Husein Alkaff kemudian membuka sesi mengenalkan Indonesia sebagai sebuah destinasi.

Ada pengenalan aneka gunung berapi di Indonesia, baju adat dan permainan tradisional. Kemudian Gentra Pasundan mengajak anak-anak Jerman ini bermain angklung.

Husein Alkaff mengajarkan anak Jerman letak Indonesia (Albert Simohartono/Istimewa)Husein Alkaff mengajarkan anak Jerman letak Indonesia (Albert Simohartono/Istimewa)
Acara pengenalan Indonesia yang berlangsung pada 19 Januari 2018 ini ditutup dengan pesta kuliner Indonesia dari Restaurant Nusantara-Berlin dan sumbangan warga Indonesia. Anak-anak Jerman menikmati keseluruhan acara.

Indonesia Fuer Deutschland (IFD) adalah komunitas warga Indonesia di Jerman. Mereka punya misi memperkenalkan Indonesia kepada warga Jerman, dengan cara berbagi kepada mereka yang kurang beruntung.

Gerakan sosial dan budaya ini awalnya diinisiasi oleh Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jerman, kemudian menjadi gerakan masyarakat Indonesia berbagai lapisan. Proyek kedua ini didukung KBRI Berlin, Keluarga Mahasiswa Katolik Indonesia (KMKI) Berlin, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jerman Raya, Indonesisches Weisheits und Kulturzentrum (IWKZ), Paguyuban Pasundan, dan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI).

Kegiatan seperti ini diharapkan dapat mempererat people to people contact antara Indonesia dan Jerman.

Anak-anak Jerman belajar angklung (Rima Agustine/Istimewa)Anak-anak Jerman belajar angklung (Rima Agustine/Istimewa)
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED