Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 02 Mar 2018 10:50 WIB

TRAVEL NEWS

Pesan Toleransi dari Menag Jadi Pembuka Cap Go Meh Singkawang

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Menag Lukman Hakim Saifuddin di Cap Go Meh Singkawang (Randy/detikTravel)
Menag Lukman Hakim Saifuddin di Cap Go Meh Singkawang (Randy/detikTravel)
Singkawang - Parade Cap Go Meh Singkawang menjadi kemeriahan untuk semua orang. Menag Lukman Hakim Saifuddin membuka parade dengan pesan toleransi.

Sejak pukul 09.00 WIB pagi hari ini, Jumat (2/3/2018), panggung kehormatan di Jalan Diponegoro Singkawang telah terisi oleh sejumlah tamu kehormatan seperti Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Menag Lukman Hakim Saifuddin, Menpora Imam Nahrawi dan sejumlah pejabat terkait. Acara pun didahului oleh tari-tarian bertema Nusantara yang dilakukan oleh masyarakat setempat hingga pihak kepolisian dan TNI.

Usai melihat tarian pembuka, acara pun dilanjutkan oleh pidato dari Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie. Tjhai Chui Mie mengucapkan rasa terima kasihnya pada semua pihak.

"Kita semua boleh berbangga karena Cap Go Meh di Indonesia yang terbesar di Indonesia bahkan dunia oleh beberapa media. Prestasi Cap Go Meh juga tercatat MURI. Tahun ini lampion terbanyak, Tatung terbanyak dan gerbang Cap Go Meh terbesar. Tentu pemerintah memberi apresiasi dan terima kasih atas keberhasilan ini," ujar Tjhai Chui Mie.

Pesan Toleransi Dari Menag Jadi Pembuka Cap Go Meh SingkawangFoto: (Randy/detikTravel)


Usai memberi pidato sambutan, acara pun dilanjutkan oleh pidato dari Menag Lukman Hakim Saifuddin yang mewakili Presiden Jokowi yang berhalangan hadir pagi ini. Sebelumnya, Presiden Jokowi memang dijadwalkan hadir.

"Saya mewakili bapak Presiden Indonesia, beliau menyampaikan permohonan maaf pada kita dan salam ucapan selamat merayakan Imlek 2659. Semoga kita makin baik menjalani tahun mendatang," ujar Lukman.

Di depan masyarakat Singkawang yang multi budaya, Menag Lukman pun menyampaikan pidato tentang toleransi antaragama. Khususnya di tengah kondisi bangsa yang tengah dirundung isu SARA.

"Saya ingin mengajak semua umat beragama dan masyarakat untuk merayakan Imlek dan Cap Go Meh sebagai momentum tepat untuk merayakan refleksi dan merenung sejauh mana dedikasi kita pada Sang Pencipta dan masyarakat. Karena dengan kemajemukan dan keberagaman itu kita bisa saling mengisi dan menyempurnakan satu sama lain," ungkap Lukman.

Menag Lukman juga mengajak semua pihak tanpa terkecuali untuk menjaga kemajemukan yang ada di Indonesia. Sekiranya peran serta semua orang dibutuhkan sesuai dengan konteksnya untuk menjaga Indonesia.

"Pemuka agama, pemerintah dan segenap masyarakat harus lebih bersinergi melaksanakan perannya sesuai konteks dan kewajibannya," tambah Lukman.

[Gambas:Video 20detik]

Di akhir pidato, Menag Lukman juga menyampaikan apresiasinya pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang yang begitu luar biasa.

"Selaku Menag dalam kesempatan yang baik ini saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada masyarakat Singkawang pemuka agama, tokoh masyarakat dan semua pihak yang telah mampu menjaga tradisi yang baik tiap tahun. Saya mendengar dan menyaksikan kalau Cap Go Meh tahun ini adalah yang terbesar dirayakan oleh masyarakat Singkawang," ujar Lukman dengan nada kagum.

Usai memberi pidato sambutan, Menag Lukman pun tetap tinggal di podium dan disusul oleh Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Menpora Imam Nahrawi dan perwakilan Gubernur Kalimantan Barat yang berhalangan hadir. Bersama, mereka memukul gong yang jadi tanda dimulainya Parade Cap Go Meh 2018.

"Semoga Tuhan yang mahakuasa senantiasa melindungi dan memberkati teman semua," tutup Lukman.

Setelah dibuka, acara pun dilanjutkan dengan Parade Cap Go Meh Singkawang 2018 pada pukul 09.30 WIB. Yuk ikuti keseruannya di detikTravel! (rdy/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED
Layar Pemilu
×
Serangan Balik La Nyalla
Serangan Balik La Nyalla Selengkapnya