Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 26 Jun 2018 11:30 WIB

TRAVEL NEWS

Ini yang Beda dari Festival Ya'ahowu Nias 2018

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Peluncuran Festival Yaahowu Nias 2018 di Kemenpar (istimewa)
Peluncuran Festival Ya'ahowu Nias 2018 di Kemenpar (istimewa)
Jakarta - Nias akan mengadakan Festival Ya'ahowu pada pertengahan November tahun ini. Ada beberapa hal yang menarik dan bikin beda. Apa saja?

Diluncurkan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin malam (25/6/2018), pembukaan turut dihadiri oleh Menpar Arief Yahya, Menkumham Yasonna Laoly sebagai perwakilan putra daerah dan Bupati Nias Selatan Hilarius Duha serta jajaran terkait.

BACA JUGA: November Nanti, Nias Gelar Festival Ya'ahowu

Tahun ini, Festival Ya'ahowu Nias 2018 boleh berbangga karena masuk dalam Top 100 Calendar of Event Wonderful Indonesia. Untuk itu, pastinya ada yang lebih pada event tahun ini.

"Dulu pesta Ya'ahowu, 4 kabupaten 1 kotamadya yang menampilkan keragaman seni dan budaya leluhur nias yang tak ternilai harganya. Tahun ini Ya'ahowu masuk kalender event Wonderful Indonesia 2018. Nanti ada tari perang 1.000 penari dan 100 orang pelompat batu yang akan dicatat masuk Museum Rekor Indonesia," ujar Bupati Nias Selatan Hilarius Duha dalam pidato sambutannya.

Perhelatannya pun didahului oleh event World Surfing League Nias Pro 2018 yang berkelas internasional pada 24-28 Agustus di Pantai Sorake. Diperkirakan, sekitar 100 surfer dari 20 negara undangan akan hadir.

"Pemain surfing dunia kita undang sekitar 100 peserta dari 20 negara moga-moga lebih, dan ini olahraga elite karena satu peselancar dunia datang pasti penggemarnya kan juga mengikuti," tambah Hilarius.

Lebih lanjut, Hilarius mengungkapkan kesiapan event yang teah mencapai 80%. Sekitar 136 kamar juga telah tersedia di Nias Selatan untuk mengakomodir wisatawan.

Turut hadir juga Arya Subyakto selaku juri World Surfing League Nias Pro 2018 dan Ketum Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI). Arya mengungkapkan, kalau ombak di Nias merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Sudah beberapa kali masuk majalah surfing asing.

"Nias dikenal lewat Jack McQquay tahun 1982 di film. 1983 surfing mags dari Amerika bikin list 10 ombak terbaik di dunia, Nias masuk. Kalau destinasi nggak ada yang ngalahin kita," pungkas Arya.

Untuk urusan surfing, Nias punya beberapa spot favorit surfer dunia. Beberapa contohnya adalah Pantai Sorake di Nias Selatan dan Kepulauan Mentawai. Mendiang Paul Walker, aktor Fast and Furious, gemar main surfing di Mentawai.

BACA JUGA: Mendiang Paul Walker Doyan Surfing di Indonesia



Saksikan juga video 'Warna-warni Balon Udara Hiasi Bumi Reog':

(bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED
Es Abadi Indonesia

Kesulitan Mendaki Es Abadi Indonesia

Kamis, 15 Nov 2018 07:20 WIB

Es abadi Indonesia berada di Puncak Jaya, Puncak Sumantri dan Puncak Carstensz Timur, Papua. Apa saja kesulitan yang ditemui para pendaki di sana?