Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 01 Agu 2018 13:34 WIB

TRAVEL NEWS

17 Agustus, Dua Maskapai Malaysia Buka Penerbangan ke Danau Toba

Prima Fauzi
detikTravel
Foto: (dok Kemenpar)
Foto: (dok Kemenpar)
Jakarta - Dua maskapai asal Negeri Jiran, Malaysia, yaitu Malindo Air dan AirAsia akan membuka rute penerbangan langsung ke Bandara Silangit sebagai akses menuju kawasan wisata Danau Toba. Malindo Air akan melakukan penerbangan perdana bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI yaitu 17 Agustus 2018.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik hal tersebut. Menurutnya dengan adanya akses langsung menuju Bandara Silangit akan turut meningkatkan nilai bisnis dan industri di kawasan Danau Toba.

"Kawasan Danau Toba ini luar biasa eksotisnya. Atraksi, aksesibilitas, dan amenitasnya bagus. Jumah arus wisatawan juga sangat positif. Yang dibutuhkan memang koneksi langsung ke mancanegara. Dan, kehadiran Malindo beserta AirAsia akan mempercepat poros utama menuju Silangit menjadi industri dan bisnis yang menggiurkan," ungkap Arief dalam keterangan tertulis, Rabu (1/8/2018).

Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana, mengatakan dengan adanya pembukaan jalur penerbangan ini, nantinya kawasan Danau Toba akan terhubung dengan dua kota di Malaysia yakni Subang Jaya dan Kuala Lumpur.

"Kami menyambut gembira segera aktifnya rute Danau Toba-Malaysia. Nantinya, kawasan ini akan terhubung dengan dua kota di Malaysia," kata dia.


Pitana menyampaikan, Malindo Air bahkan telah melaunching penjualan tiket dengan rute Bandara Sultan Abdul Aziz Shah di Subang Jaya, Malaysia, dengan Bandara Silangit. Tiket dijual dengan dua mata uang berbeda.

Untuk rute Subang-Silangit, tiket dijual seharga RM189. Penerbangannya dilakukan pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu pukul 13.45 waktu setempat. Nomor flightnya OD 360.

Untuk penerbangan Silangit ke Subang Jaya, tiket dijual seharga Rp 674 ribu. Penerbangannya dilakukan Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu pukul 14.50 WIB. Poros ini memakai pesawat dengan nomor flight OD 361.

"Kami berharap penerbangan perdana ini akan sukses. Sebab, poros ini punya potensi yang besar. Kami optimistis setelah Malindo dan AirAsia, akan ada banyak lagi maskapai yang masuk," ujarnya.

Sementara itu Hal serupa dilakukan AirAsia. Inaugural flight diagendakan pada 28 Oktober 2018, atau bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Pada rute Kuala Lumpur-Silangit, penerbangan akan dilakukan pada Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu pada pukul 10.40 waktu setempat. Flight ini menggunakan nomor AK 411. Hari penerbangan yang sama dipilih AirAsia dari Silangit ke Kuala Lumpur. Yaitu Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, pukul 11.25 WIB, flight ini menggunakan nomor AK 412.


"Mengambil momen di hari nasional, inaugural flight ini tentu memiliki makna luar biasa. Kami yakin, kehadiran dua maskapai ini akan membuat Kawasan Danau Toba semakin maju. Sebab, dua maskapai ini juga memiliki jumlah pelanggan yang besar," ujar Asisten Deputi Pemasaran I Regional II Kemenpar Sumarni.

Pitana yang mengacu data Angkasa Pura II mengungkapkan, Bandara Silangit dilalui 282.240 orang di sepanjang 2017. Jumlah ini melampaui target 250.000 orang. Tren positif terus berlanjut di tahun 2018. Hingga akhir Maret, jumlah pergerakan penumpang mencapai 100.311 orang. Jumlah itu tumbuh 61,5% dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya. Pada tiga bulan pertama 2017, jumlah kunjungan hanya 62.246 orang.

Ia mengatakan naiknya jumlah penumpang berbanding lurus dengan frekuensi pergerakan pesawat. Hingga Maret 2018, pergerakan pesawat di Bandara Silangit mencapai 1.242 pesawat. Jumlah ini pun naik 846 pergerakan pesawat pada periode sama di tahun sebelumnya.

"Rute dengan poros utama Danau Toba ini akan sangat kompetitif. Akan ada banyak value yang bisa dinikmati berbagai pihak," pungkasnya. (idr/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED