Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 15 Agu 2018 16:58 WIB

TRAVEL NEWS

Ada Penumpang Transgender, Petugas Maskapai Bingung Saat Check In

Bona
detikTravel
Ilustrasi Pesawat West Jet (Todd Korol/Reuters)
Ilustrasi Pesawat West Jet (Todd Korol/Reuters)
Calgary - Seorang penumpang merasa dipermalukan saat hendak terbang dengan menggunakan WestJet. Karena transgender, penumpang ini sempat ditanya berkali-kali soal KTP

Lenore Herrem hendak terbang dari Calgary ke Saskatoon, Kanada dengan menggunakan Maskapai WestJet. Sebagai penumpang transgender, ia tampil sebagai wanita saat check in, seperti yang diintip detikTravel dari berbagai sumber, Rabu (15/8/2018).

Karena tampil sebagai wanita, petugas bandara dibuat bingung dengan perbedaan jenis kelamin di KTPnya. KTP Herrem memiliki jenis kelamin laki-laki dan foto dari 5 tahun lalu.

Salah satu petugas tampak bingung dengan ketidakcocokan KTP. Namun petugas lainnya mengerti dan mempersilakan Herrem untuk naik ke pesawat.

"Jadi saya dengan lembut menyatakan kepadanya (petugas)-Ini karena saya transgender, itu sebabnya mereka tidak cocok. Tapi wajah saya sama dan KTP saya cocok dengan nama pada boarding pass saya," ujar Herrem.



Setelah naik ke pesawat, rupanya kasus ini belum juga berlalu. Hanya berselang 10 menit, dua petugas bandara datang dan menghampiri Herrem di kursi pesawat.

Petugas pertama di gerbang Check In kembali datang dan meminta KTP Herrem. Petugas tersebut menyebutkan nama-nama wanita yang ada di penerbagan tersebut namun tidak ingat dengan Herrem.

"Saya terkejut, itu cukup traumatis, terutama cara dia melakukannya dengan sangat keras dan di depan semua orang, itu benar-benar tidak profesional," keluh Herrem.

Merasa dipermalukan, pihak WestJet pun segera meminta maaf pada Herrem. Pernyataan langsung diberikan pihak WestJet dan memberikan Herrem kredit untuk penerbangan itu.

"Kami telah menyampaikan permintaan maaf kami kepada tamu dan meninjau masalah ini karena kami terus menilai dan mengembangkan praktek dan kebijakan kami untuk memaksimalkan inklusivitas dan merayakan keragaman," ujar pihak WestJet.

Herrem pun tidak mempermasalahkan kesalahpahaman ini. Ia berharap kedepannya maskapai tersebut dapat dapat menangani masalah seperti ini dengan lebih baik. (bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED