Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 17 Sep 2018 21:25 WIB

TRAVEL NEWS

Sungai Cantik Bak Cheonggyecheon di Bali Biasa Dipakai Arisan & Reuni

Aditya Mardiastuti
detikTravel
Taman Kumbasari yang cantik bak Sungai Cheonggyecheon di Korsel (Ditya/detikTravel)
Taman Kumbasari yang cantik bak Sungai Cheonggyecheon di Korsel (Ditya/detikTravel)
Denpasar - Taman Kumbasari yang cantik di Bali ala Sungai Cheonggyecheon di Korsel rupanya biasa dipakai buat acara arisan hingga reuni warga. Wah, seru banget!

Taman Kumbasari yang berada di tepi Tukad (sungai) Badung, Denpasar, Bali rupanya juga biasa dipakai warga untuk melakukan aneka kegiatan. Taman itu bisa dipakai untuk reunian hingga arisan ibu-ibu PKK.

"Bisa saja, tinggal izin ke Dinas PUPR, sama dengan yang di Tukad Bindu, Kesiman, itu juga sering dipakai arisan ibu-ibu PKK, pengobatan gratis," kata Kabag Humas Pemkot Denpasar Wayan Hendaryana ketika dihubungi detikTravel via telepon, Senin (17/9/2018).

Lokasi Taman Kumbasari itu memang berada di pusat Kota Denpasar. Taman itu diapit dua pasar tradisional yakni Pasar Seni Kumbasari dan Pasar Badung yang saat ini masih dalam proses pembangunan. Tak hanya ibu-ibu taman itu juga kerap menjadi tempat nongkrong anak-anak muda.

"Kalau panggung kecil yang di atasnya itu, memang tempat untuk nongkrong disiapkan untuk berkumpul anak-anak muda yang beraktivitas di sana sudah disiapkan tempatnya," jelasnya.

(Ditya/detikTravel)(Ditya/detikTravel)
Hendar menambahkan kawasan taman di tepi sungai itu memang sengaja ditata menjadi destinasi wisata untuk mengedukasi masyarakat. Sebab masih banyak masyarakat yang sering membuang sampah sembarangan.

"Memang di-setting di kawasan tengah kota, mengedukasi masyarakat supaya tdiak buang sampah ke sungai. Kan susah mengedukasi kalau tidak ditata, saat sudah ditata secara otomatis, sekarang sudah sangat bersih daripada yang dulu, dan penataan bakal dilanjutkan lagi," ucap Hendar.

Dia tak menampik penataan Tukad Badung itu terinspirasi dari Sungai Cheonggyecheon, Seoul, Korea Selatan.

"Inspirasinya bukan (Sungai Cheonggyecheoon) Korea, cuma kita melihat seperti progressnya baik seperti mana. Intinya orang buang sampah karena supaya tidak nambah lagi sampahnya," ujarnya.

(Ditya/detikTravel)(Ditya/detikTravel)
Dia menambahkan penataan taman di Tukad Badung itu bakal dilanjutkan ke sisi utara hingga selatan. Jika pasar Badung telah rampung pembangunannya, taman itu rencananya juga bakal dilengkapi dengan fasilitas Wifi.

"Itu nanti yang sekarang sudah ada, nanti sebelah selatan dan utara akan ditata lagi. Kalau yang selatan panjangnya sampai jembatan Hasanuddin, di Teuku Umar dan ke sebelah utara," terangnya.

"Mungkin akan ditambah fasilitas lainnya seperti Wifi, karena kita menunggu Pasar Badung rampung. Jadi aksesnya orang yang ke Pasar Badung belanja atau yang mengantar bisa berekreasi ke Taman Kumbasari," sambung Hendar.

(Ditya/detikTravel)(Ditya/detikTravel)
Dia menyebut anggaran penataan kawasan Tukad Badung ini mencapai Rp 5 miliar. Ke depan dengan penambahan penataan di sisi utara dan selatan, anggaran juga bakal ditambah.

"Anggarannya sampai Rp 5 miliar, ini yang berjalan ditambah Rp 3 miliar. Nanti juga bakal ditambah lagi (destinasi wisata sungai) di daerah Gatot Subroto pada 2019," jelasnya. (rdy/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED