Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 08 Nov 2018 15:14 WIB

TRAVEL NEWS

Strategi Kemenpar Ramaikan Sales Mission Danau Toba Jakarta-Bandung

Nabila Nufianty Putri
detikTravel
Foto: (dok Kemenpar)
Foto: (dok Kemenpar)
Jakarta - Promosi Danau Toba terus dilakukan Kementerian Pariwisata sebagai destinasi prioritas. Promosi kali ini, lewat event Sales Mission di Jakarta-Bandung yang akan di selenggarakan di Bandung, 9-11 November mendatang.

"Meski Danau Toba sudah sangat dikenal di kalangan wisatawan, kita harus terus melakukan promosi. Dengan menghadirkan hal-hal baru dan penawaran baru. Kita tetap berharap daya tarik Danau Toba bisa mendatangkan lebih banyak wisatawan. apalagi ini mendekati akhir tahun. Kita ingin menjaring wisatawan sebanyak-banyaknya," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, dalam keterangan tertulis, Kamis (8/11/2018).


Perhelatan ini adalah program lanjutan yang sebelumnya telah digelar di sejumlah kota. Seperti di Yogyakarta pada 7-9 September, kemudian Surabaya 14-16 September, dan Jakarta 19-20 Oktober. Danau Toba juga dipromosikan di Car Free Day Jakarta, Minggu, 4 November 2018.

Menurut Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Ni Wayan Giri Adnyani, Danau Toba akan terus diperkenalkan ke wisatawan.

"Bagaimana pun Danau Toba adalah destinasi prioritas. Kita jelas berharap destinasi ini terus didatangi wisatawan mancanegara. Makanya sejumlah strategi kita siapkan. Mulai dari promosi sampai misi penjualan," kata Giri.

Giri juga menjelaskan, untuk sales mission kali ini, agenda padat sudah disiapkan.

"Agar pengunjung tidak bosan, kita sudah siapkan sejumlah kegiatan. Jadwalnya dijamin padat," ungkap Giri.

Agenda pertama adalah live talkshow, kemudian seminar dengan tema 'Pengembangan Destinasi dan Pemasaran Terpadu Danau Toba'. Ada juga table top di Trans Grand Ballroom, The Trans Luxury Hotel, Bandung. Dan tentunya misi utama acara ini direct selling, kegiatannya digelar di Main Atrium Trans Studio Mall Bandung.

Menurut Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kementerian Pariwisata, Masruroh, direct selling akan dilaksanakan selama dua hari.


"Penjualan ini kita lakukan 10 dan 11 November. Untuk membuat suasana misi penjualan menjadi menarik, kita juga akan menghadirkan kebudayaan Batak," terang Masruroh yang biasa disapa Iyung.

Budaya Batak yang akan ditampilkan dalam direct selling, antara lain Tari Marpangir, pementasan Tari Gondang Batak, dan tentu saja tarian legendaris Tor-Tor.

"Itu hanya beberapa contoh saja. Kita juga masih memiliki stok kebudayaan lain yang akan ditampilkan. Seperti musik Batak, termasuk penyanyi asal Batak jebolan Indonesia Idol Maria Simorangkir," tutur Iyung. (ega/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED