Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 09 Nov 2018 19:20 WIB

TRAVEL NEWS

Australia Wanti-wanti Turisnya Soal Japanese Encephalitis di Bali

Fitraya Ramadhanny
detikTravel
Foto: Ilustrasi turis di Bali (Afif/detikTravel)
Foto: Ilustrasi turis di Bali (Afif/detikTravel)
Jakarta - Pemerintah Australia mewanti-wanti turisnya yang mau liburan ke Bali soal penyakit Japanese Encephalitis (JE). Namun risiko infeksinya rendah.

Dilihat detikTravel dari laman pemerintah Australia smartraveller.gov.au, Jumat (9/11/2018) ada imbauan baru untuk para traveler hari ini. Imbauan itu terkait penyakit Japanese Enchepalitis di Bali.

Ini adalah penyakit radang otak yang menyebabkan penumpukan cairan pada otak. Jenis penyakit ini disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh nyamuk.

"Japanese Enchepalitis adalah risiko yang masih ada di Indonesia termasuk Bali. Namun risiko infeksi tetap rendah. Hindari gigitan nyamuk. Bicara dengan dokter untuk vaksinasi sebelum pergi (ke Indonesia). Level imbauan kita tidak berubah. Waspada di seluruh wilayah Indonesia termasuk Bali. Lebih hati-hati lagi di provinsi Sulawesi Tengah dan Papua," kata mereka.

Secara terpisah, Menkes Nila F Moeloek sudah langsung berkomentar. Menurut dia, Indonesia sudah mengantisipasi dan bahkan melakukan imunisasi.

"Japanese Enchepalitis di Bali dikeluarkan oleh Australia bahwa kita (Indonesia) ada JE di Bali dan Manado. Saya bilang, bentar Pak. Bahkan kami sudah melakukan imunisasi untuk JE," kata Menkes, Nila F Moeloek, di Kantor Kemenkes, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Selain itu Kadinkes Provinsi Bali, Ketut Suarjaya lewat rilis resminya yang diterima detikTravel juga membantah ada kejadian luar biasa (KLB) Japanese Enchepalitis di Bali. Imunisasi sudah dilakukan sepanjang April 2018.

Sebelumnya pada Selasa 6 November 2018, di Bali digelar acara Global Health Security Agenda di Bali Nusa Dua Convention Center. Acara ini membahas situasi terbaru perkembangan penyakit di dunia, salah satunya memang Japanese Enchepalitis. (fay/krn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED