Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 31 Des 2018 19:45 WIB

TRAVEL NEWS

Ada KMP Ihan Batak, Kemenpar Target 1 Juta Wisatawan ke Toba di 2019

Robi Setiawan
detikTravel
Foto: Kemenpar
Foto: Kemenpar
Jakarta - Beroperasinya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Ihan Batak di Danau Toba membawa dampak positif bagi dunia pariwisata di daerah setempat. Wisatawan pun semakin mudah menjangkau Pulau Samosir melalui Pelabuhan Ajibata di Kabupaten Simalungun.

Asisten Deputi Strategi Komunikasi Pemasaran I Hariyanto mengatakan KMP Ihan Batak adalah jenis kapal ro-ro dengan kapasitas 280 penumpang. Kapal ini juga mampu mengangkut 35-40 mobil pribadi dan sekitar 22 unit kendaraan campur.

"KMP Ihan Batak sudah lama dinantikan untuk sarana transportasi air di daerah setempat. Ini juga dihadirkan untuk menunjang sektor pariwisata di kawasan Danau Toba. Sebab, Kemenpar sendiri sudah menargetkan 1 juta wisatawan ke Danau Toba sepanjang tahun 2019," kata Hariyanto dalam keterangan tertulis, Senin (31/12/2018).

Hariyanto menambahkan saat ini KMP Ihan Batak hanya melayani 6 trip setiap hari dari Pelabuhan Ajibata-Ambarita. Dengan kekuatan dua mesin induk Yanmar 6AYM-Wet, KMP Ihan Batak diyakni mampu memberikan pelayanan terbaik, termasuk dari segi keamanan.

Di sisi lain, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani menyebut beroperasinya KMP Ihan Batak akan menambah pelayanan kepada wisatawan.


"Dan tentu saja semakin mempermudah pergerakan wisatawan. Sehingga, menambah kesiapan destinasi Danau Toba untuk dipromosikan ke negara-negara sumber pasar wisatawan Indonesia. Seperti Singapura dan Malaysia," kata Rizki.

Dia menambahkan keberadaan KMP Ihan Batak di perairan Danau Toba diharapkan dapat menambah atraksi dan lama tinggal wisatawan di sana.

"Sejauh ini KMP Ihan Batak memang masih dalam masa percobaan. Namun respon masyarakat sudah sangat positif. Feedback dari penumpang akan terus dievaluasi demi memberikan pelayanan terbaik," ucapnya.

Menurutnya butuh keseriusan semua pihak untuk mewujudkannya. Harus ada komitmen antara agen wisata dan stakeholder terkait untuk menghadirkan paket wisata yang benar-benar menarik.

Sementara itu Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku sangat mengapresiasi keberadaan KMP Ihan Batak di perairan Danau Toba. Ia menegaskan KMP Ihan Batak semakin menguatkan aksesibilitas di kawasan pariwisata yang menjadi prioritas pemerintah tersebut.


"Dengan adanya KMP Ihan Batak, artinya aksesibilitas di Danau Toba semakin kuat. Kapal ini memiliki profil bagus, dengan kapasitas muatan yang cukup besar. Dengan demikian, mobilitas wisatawan semakin mudah. Khususnya dari Pelabuhan Ajibata-Ambarita," jelas Arief. (idr/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA