Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 19 Mar 2019 07:35 WIB

TRAVEL NEWS

Boyolali Longsor, Jalur Wisata ke Magelang Masih Aman

Ragil Ajiyanto
detikTravel
Longsor di Boyolali (Ragil/detikTravel)
Longsor di Boyolali (Ragil/detikTravel)
Boyolali - Curah hujan tinggi mengakibatkan longsor di Kecamatan Selo, Boyolali. Namun jalur wisata ke Magelang masih aman.

Bahkan, jalur wisata Solo - Selo- Borobudur (SSB) sempat tertutup tanah longsor di sejumlah tempat di wilayah Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Boyolali. Namun warga dan petugas langsung bergerap cepat untuk menyingkirkan material tanah yang menutup jalan.

"Memang jalur SSB sempat tertutup longsor, namun sekarang sudah disingkirkan dan sudah bisa lewati kendaraan roda empat," kata Wakapolsek Selo, Iptu M Zaini, disela-sela mengecek tanah longsor di wilayahnya Senin (18/3/2019) kepada detikcom.

(Ragil/detikcom)(Ragil/detikcom)
Jalan Boyolali - Magelang, merupakan jalur wisata yang melewati diantara gunung Merapi dan Merbabu. Sejumlah destinasi wisata ada di wilayah Kecamatan Selo, Boyolali maupun di Magelang. Di jalur ini juga ada melewati destinasi wisata Ketep Pass di Kabupaten Magelang.

Menurut Zaini, di jalur SSB wilayah Kecamatan Selo sedikitnya ada 6 titik tanah longsor. Empat titik longsor kecil dan dua titik longsor cukup besar. Material tanah sebagian sempat menutup akses jalan. Namun, sudah berhasil disingkirkan dan jalan bisa dilewati lagi.

Hanya saja, pengguna jalan harus tetap hati-hati karena jalan di lokasi longsor licin. Melintasnya juga harus bergantian karena jalan menyempit akibat longsoran tanah yang masih menumpuk di pinggir jalan.

Pihaknya mengimbau kepada warga, khususnya pengguna jalan yang melintasi jalan Boyolali - Magelang untuk hati-hati dan waspada. Pasalnya, saat ini musim penghujan dan di kanan kiri jalan sebagian berupa tebing tinggi yang rawan longsor.

"Kami mengimbau kepada mayarakat khususnya yang ada di wilayah Selo, yang sering terjadi tanah longsor, untuk supaya berhati-hati dan waspada, karena sekarang adalah musim penghujan. Utamanya juga pengguna jalan, warga dari luar daerah dari Solo ke Magelang atau Magelang ke Solo untuk supaya berhati-hati melalui jalur SSB," imbau Zaini.

Sementara itu pelaku wisata di Selo, Dayang Nevia Afriansari, mengatakan jalan menuju lokasi wisata di Selo, sejauh ini masih aman. Wisatawan bisa menuju sejumlah destinasi wisata di Selo.

"Yang longsor semalam itu di arah Magelang. Jrakah (Selo) - Magelang. Di jalur wisata sampai hari ini aman," kata Dayang yang juga Ketua Pokdarwis Desa Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali dihubungi melalui telepon selulernya, Senin (18/3).

Boyolali Longsor, Jalur Wisata ke Magelang Masih Aman(Ragil/detikTravel)
Sejumlah tempat wisata di Selo antara lain Bukit Gancik, New Selo, Alam Sutra, Desa Wisata Samiran, Merapi Garden, Bukit Lempuyangan dan pendakian ke Gunung Merbabu.

"Cuma kalau naik ke Merbabu, gangguannya angin yang kencang. Jadi perjalanan biasanya diperlambat/ditunda atau malah dibatalkan," jelas dia.

Meski curah hujan tinggi yang mengakibatkan tanah longsor di sejumlah tempat, menurut dia, kegiatan wisata di Selo tidak begitu berdampak. Karena informasi cuaca hujan dan longsor tidak sampai ke wisatawan.

"Kalau yang sudah booking (homestay) sebelumnya tidak ada yang dibatalkan, bahkan hari ini ada dua grup yang booking lagi untuk awal April. Karena info cuaca hujan dan longsor tidak sampai ke wisatawan. Cuma untuk wisatawan individu atau family mungkin berkurang karena mereka biasanya orang dekat-dekat sini dan mereka jarang yang booking sebelumnya tapi walk in guest (datang langsung tanpa booking sebelumnya)," katanya. (rdy/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED