Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 26 Mar 2019 08:25 WIB

TRAVEL NEWS

Pengalaman Terbang 13 Jam Penuh Kemewahan ke Jerman

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Foto: Kelas bisnis Singapore Airlines (dok Singapore Airlines)
Foto: Kelas bisnis Singapore Airlines (dok Singapore Airlines)
Dusseldorf - Penerbangan jarak jauh selama 13 jam ke Jerman tentu akan terasa membosankan. Tapi tidak jika traveler naik kelas bisnis pesawat ini. Seperti apa ceritanya?

Penerbangan long haul ke Eropa kerap jadi melelahkan bagi sebagian traveler dari Indonesia. Mati gaya, bosan, dan capek pasti sudah memenuhi imajinasi traveler. Namun, semua itu tidak akan terasa bila traveler naik pesawat kelas bisnis Singapore Airlines.

detikcom diberi kesempatan untuk mencoba kelas bisnis Singapore Airlines saat bertolak menuju ke Kota Dusseldorf di Jerman pada akhir pekan lalu. Dusseldorf memang jadi kota tujuan wisatawan di Jerman, selain Frankfurt dan Munich. Singapore Airlines sendiri sudah membuka rute ke Dusseldorf sejak 2016 silam.

Perjalanan menuju ke Dusseldorf dimulai dari Bandara Internasional Soekarno Hatta di Tangerang, Banten. Perjalanan akan terdiri dari 2 etape. Total waktu perjalanannya menembus 15 jam.

Dengan menggunakan pesawat Airbus A350-900 bernomor SQ 963, detikcom akan transit terlebih dulu di Bandara Changi, Singapura. Baru setelah itu, perjalanan akan dilanjut lagi selama 13 jam 30 menit ke Dusseldorf dengan menggunakan pesawat berjenis sama, dengan nomor penerbangan SQ 338.

Konfigurasi kursi 1-2-1 kelas bisnis (Wahyu/detikcom)Konfigurasi kursi 1-2-1 kelas bisnis (Wahyu/detikcom)
Perjalanan dari Jakarta ke Dusseldorf sudah terasa sangat nyaman karena konfigurasi kursi 1-2-1 kelas bisnis ini memungkinkan traveler mendapat space yang sangat lega. Kursi ini bahkan bisa dilipat jadi flat bed, sehingga traveler bisa tidur dengan nyaman.

Belum lagi soal pelayanannya yang juara banget. Dimulai dari fasilitas Business Class Lounge yang didapat traveler sebelum mengudara. Traveler bisa beristirahat dengan nyaman di lounge sebelum pesawat lepas landas.

Jika di Bandara Soetta, traveler bisa menikmati Sapphire Lounge yang berlokasi di dekat Gate 5, Terminal 3 Soetta. Jika di Changi, traveler bisa menikmati SilverKris Lounge yang berada di Terminal 3, Changi. Sayang saat itu kondisi lounge sedang penuh karena banyak penumpang.

SilverKris Lounge (Wahyu/detikcom)SilverKris Lounge (Wahyu/detikcom)
Begitu duduk di dalam pesawat, para pramugari Singapore Airlines sudah siap memberikan pelayanan terbaik mereka. Traveler tinggal duduk manis, dan mereka akan melayani apa yang traveler butuhkan.

Handuk hangat, makanan ringan, dan minuman selalu tersedia di sepanjang perjalanan. Yang perlu traveler lakukan adalah meminta tolong, maka para pramugari akan siap sedia membantu.

Soal layanan makanan apalagi, traveler sudah dijamin tidak akan kelaparan selama perjalanan. Bayangkan saja layanan hotel bintang 5 yang penuh kemewahan, tetapi tempatnya di atas ketinggian 35 ribu kaki.

Pengalaman Terbang 13 Jam Penuh Kemewahan ke JermanFoto: Pan Seared Salmon (Wahyu/detikcom)
Saat jam makan, traveler akan disuguhi daftar menu yang bisa dipilih. Untuk perjalanan leg 1 dari Jakarta-Singapura, disajikan Pan Seared Salmon dengan mashed potato dan sayuran.

Asyiknya lagi, untuk keberangkatan dari Singapura, traveler bisa memesan hidangan khusus seperti steak sampai lobster, sebelum terbang. Pemesanan ini dilakukan lewat website SQ minimal H-2 keberangkatan.

Untuk leg ke-2 ke Dusseldorf, detikcom memesan 6 Oz Rib Eye Steak untuk dinikmati di perjalanan menuju ke Dussedorf. Soal rasa, jauh di atas ekspektasi. Sungguh lezat. Bahkan tak kalah rasanya dengan steak premium yang biasa traveler nikmati di daratan.

6 Oz Rib Eye Steak (Wahyu/detikcom)6 Oz Rib Eye Steak (Wahyu/detikcom)
Setelah selesai sajian hidangan, traveler bisa meminta bantuan pramugari untuk mengubah kursi yang diduduki menjadi sebuah flat bed dengan panjang mencapai 2 meter. Traveler juga akan mendapat bantal dan selimut sebagai teman tidur.

Sambil menanti rasa kantuk datang, traveler bisa menonton film lewat layar lcd lebar yang ada di depan kursi Anda. Ada lebih dari 800 pilihan hiburan di pusat entertainment terpadu milik Singapore Airlines. Dari mulai film Hollywood terbaru sampai album musik terkini pun ada.

KrisWorld, pusat entertainment Singapire Airlines (Wahyu/detikcom)KrisWorld, pusat entertainment Singapire Airlines (Wahyu/detikcom)
Tak terasa, detikcom pun tertidur di sepanjang sisa perjalanan menuju ke Dusseldorf. Sampai ketika pramugari datang untuk membangunkan karena sarapan akan disajikan. Untuk sarapan, mereka menyajikan egg noodle with braised beef brisket yang lezat.

Perjalanan selama 13 jam 30 menit dari Singapura ke Dusseldorf pun menjadi tidak terasa, berkat tidur nyaman selama di pesawat. Saat bangun, badan sudah segar dan siap beraktivitas menjelajahi Dusseldorf.

Kursi ini bisa diubah jadi flat bed sepanjang 2 meter (Wahyu/detikcom)Kursi ini bisa diubah jadi flat bed sepanjang 2 meter (Wahyu/detikcom)
Rute Singapura-Dusseldorf milik Singapore Airlines ini terbang 4 kali seminggu. Selain ke Dusseldorf, ada juga rute ke Frankfurt dan Munich dengan frekuensi yang lebih banyak, yaitu 14 kali dan 7 kali dalam seminggu.

Sungguh pengalaman yang tidak terlupakan bisa menikmati kelas bisnis milik Singapore Airlines. Nantikan kisah perjalanan detikcom di Dusseldorf berikutnya ya!



Simak juga 'Serba Mewah! Intip Fasilitas Dermaga Eksekutif di Pelabuhan Merak':

[Gambas:Video 20detik]

(wsw/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA