Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 29 Apr 2019 11:30 WIB

TRAVEL NEWS

Pengelolaan Sampah di Savana Tambora Harus Ditangani Serius

Harianto Nukman
detikTravel
Sampah di Savana Tambora (Selly Zaenab/Istimewa)
Sampah di Savana Tambora (Selly Zaenab/Istimewa)
Mataram - Kemeriahan Festival Pesona Tambora (FPT) tahun 2019 ini menyisakan persoalan sampah. Masalah itu terus terulang dan perlu ada roadmap pengelolaan sampah ini.

Pihak Balai Taman Nasional Gunung Tambora (BTNGT) menyatakan Savana Doro Ncanga yang menjadi venue puncak acara FPT pada 1-11 April 2019 lalu tidak masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Tambora (TNGT).

Pihak TNGT membantah jika Savana Doro Ncanga yang menjadi lokasi venue FPT jauh dari kawasan TNGT. Meskipun savana tersebut termasuk dalam kawasan Geopark Tambora.

"Batas kawasan Taman Nasional Tambora untuk wilayah Doro Ncanga agak jauh di lereng Gunung Tambora. TNGT bagian dari geopark. pengelola TNGT dan geopark berbeda," kata Kepala BTNGT Murlan Dameria Pane saat dihubungi, Senin (29/4/2019).

Dalam pelaksanaan Festival Pesona Tambora 2019, Murlan juga menyatakan TNGT hanya sebagai salah satu pendukung kegiatan yang memiliki dan mengelola item acara sendiri.

Lokasi kegiatan Festival Pesona Tambora tidak hanya dilaksanakan di dalam kawasan Taman Nasional Tambora. Menurut dia dari awal perencanaan festival TNGT terus berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata NTB.

"Banyak hal yang dibahas mengenai festival karena ini pekerjaan besar. Salah satunya mengenai pengelolaan sampah," ucap Murlan.

BACA JUGA: Setelah Festival Pesona Tambora, Savana Cantik Ini Penuh Sampah
https://travel.detik.com/travel-news/d-4528169/setelah-festival-pesona-tambora-savana-cantik-ini-penuh-sampah

Perlu adanya upaya kepedulian bersama dengan semua pihak untuk penanggulangan sampah yang ada di savana Doro Ncanga. Sunda Banda Seascape Manager WWF Indonesia, Ridha Hakim juga menyorot Persoalan sampah pasca FPT yang terus berulang seperti tahun penyelenggaraan sebelumnya.

"Mestinya panitia juga siap dengan kemungkinan sampah dan penanganan yang baik. Festival sebelumnya juga menyisakan sampah," ungkapnya.

"Bukan persoalan di dalam atau luar kawasan, tapi karena Tambora kawasan destinasi wisata dan juga geopark nasional maka mestinya kegiatan festival tidak menyisakan masalah baru dengan sisa sampah," imbuh Ridha.

Oleh sebab itu, kata Ridha, harus ada roadmap yang jelas untuk penanganan sampah jika kegiatan ramai semacam festival akan dilakukan di Tambora. Kawasan tersebut harus bersih dari sampah

"Perlu ada kebijakan yang jelas dan bisa berjalan di lapangan. Jika tidak, kita khawatir dampaknya terhadap ekosistem kawasan," ujarnya.


Simak Juga 'Hayo, Apa Bedanya Savana dengan Sabana?':

[Gambas:Video 20detik]



(sym/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA