Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Mei 2019 17:42 WIB

TRAVEL NEWS

Dua Festival Crossborder Jadi Penanda Pembangunan PLBN Sota Merauke

Akfa Nasrulhak
detikTravel
Foto: Noel/detikHOT
Foto: Noel/detikHOT
Jakarta - Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota akan menjadi pintu utama kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di sisi timur Indonesia, terutama arus wisatawan Papua New Guinea (PNG) dengan poros Merauke. Melalui pos ini mereka akan datang juga ke Festival Crossborder Sota 2019 yang akan digelar sekaligus pada Juni mendatang.

Dua festival ini akan menjadi penanda aktivasi posisi PLBN Sota yang akan dihelat pada 14-16 Juni dan 28-30 Juni di Lapangan Pattimura, Distrik Sota, Merauke, Papua. Pada festival ini akan hadir Nowela Indonesian Idol dan Steven & Coconut Treez yang siap menggoyang publik Merauke dan PNG.

"Pembangunan PLBN Sota otomatis menguatkan Merauke sebagai destinasi wisata terbaik perbatasan. Sota akan menjadi pintu besar bagi kunjungan wisatawan PNG. Menjadi penanda bagi pembangunan di sana, 2 event sekaligus kami gelar di Juni. Dengan begitu, gemanya lebih kuat," ungkap Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani, dalam keterangan tertulis, Kamis (9/5/2019).


Digelar dalam bulan yang sama, lanjut Ricky, Nowela akan tampil lebih dulu pada 14-16 Juni 2019. Menurutnya, nama Nowela populer di perbatasan Sota dan PNG karena Nowela lahir di Wamena, Papua.

Pemilik nama lengkap Nowela Elizabeth Auparay juga mengusung genre R&B, Soul, dan Pop. Selain Nowela, edisi I Festival Crossborder Sota 2019 akan diisi Maro Band dan New Project Band.

"Nantinya wisatawan PNG bisa mengakses destinasi Merauke melalui PLBN Sota. Untuk itu, semua bisa diawali melalui kunjungan ke Festival Crossborder Sota 2019. Event ini sangat luar biasa dengan artis pendukung seperti Nowela. Masyarakat PNG dan Merauke bisa merekatkan persaudaraannya di sini," ujarnya.


Mengusung tema Indonesia Incorporated, edisi 1 Festival Crossborder Sota 2019 membagi space dengan warna budaya lokal. Event ini akan menyajikan dance performance. Selain aliran baru, Merauke juga terkenal dengan tarian khas seperti Yospan, Perang, juga Gatsi. Ada juga aksi marching band, trading Pit, pameran 5 raja tifa, pasar rakyat, hingga pameran kerajinan & UMKM.

"Berbagai latar belakang bangsa bisa bergabung di sini. Selain pesta musik, ada banyak sekali tradisi dan budaya yang ditampilkan. Semuanya berakar pada harmoni masyarakat Merauke dan PNG. Silakan datang ke Sota dan nantinya optimalkan fungsi PLBN Sota sebagai motor penggerak ekonomi di sana," papar Ricky.

Ricky menambahkan, setelah Nowela, giliran Steven & Coconut Treez yang beraksi di edisi II Festival Crossborder Merauke 2019 pada 28-30 Juni. Mengusung genre reggae, ada banyak karya yang dihasilkannya. Nantinya Steven & Coconut Treez ditopang oleh aksi 2 band lokal juga, seperti The Bremers dan New Kafed Rap. Komposisi tersebut diyakini bisa menarik wisatawan PNG dalam jumlah besar.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan PLBN Sota akan menjadi spot yang sangat penting ke depannya. Posisi Festival Crossborder Sota sangat ideal sebagai pemantik kehadiran wisatawan PNG.

"Format festival yang disajikan Juni nanti sangat bagus. Sebab, ada Novela dan Steven & Coconut Treez. Kami tentu berharap, wisatawan PNG bisa mengeksplorasi beragam destinasi wisata terbaik yang ada di Merauke dan sekitarnya," ujar Arief.

Proses pembangunan PLBN Sota diagendakan tahun ini. Pemerintah bahkan sudah menyiapkan anggaran pembangunanya sekitar Rp 113,5 miliar. Selain bagunan utama, PLBN Sota juga dilengkapi fasilitas 13 kios dagang. Selain destinasi, artinya PLBN Sota juga potensial sebagai motor ekonomi perbatasan. Apalagi, saat ini setiap pekannya rata-rata ada 70 warga PNG yang melintas. (mul/mpr)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED