Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 13 Mei 2019 17:20 WIB

TRAVEL NEWS

Ngabuburit di Pekanbaru, ke Masjid Raya Saja

Syanti Mustika
detikTravel
Masjid Raya Pekanbaru (Chaidir Anwar Tanjung/detikcom)
Masjid Raya Pekanbaru (Chaidir Anwar Tanjung/detikcom)
Pekanbaru - Masjid Raya Pekanbaru bisa jadi tujuanmu untuk ngabuburit selama Ramadhan. Masjid dengan arsitektur cantik ini begitu megah. Intip yuk!

Salah satu spot ngabuburit Ramadhan di Pekanbaru yang bisa kamu kunjungi adalah Masjid Raya Pekanbaru. Lokasi masjid berada di Jl Senapelan kawasan Pasar Bawah Pekanbaru berdekatan dengan Kantor Dit Lantas Polda Riau.

Masjid ini juga hanya berjarak 200 meter dari tepi Sungai Siak. Dan di kompleks masjid ini juga ada pemakaman keluarga Sultan Siak.

Perlu nih traveler ketahui, bahwa masjid telah ada semenjak 250 tahun yang lalu dan awalnya hanya berukuran 15x15 meter. Karena usianya ini masjid ini dulunya pernah menjadi cagar budaya. Namun sekarang status cagar budayanya telah dicabut karena proyek revitalisasi bangunan dan menghancurkan bangunan aslinya.

Ngabuburit di Pekanbaru, ke Masjid Raya Saja(Chaidir Anwar Tanjung/detikcom)


Masuk ke dalam masjid, traveler bisa melihat cantiknya desain interior modern yang menghiasi bagian dalam masjid. Terdapat 26 tiang bekas bangunan lama yang ada di sisi timur, selatan, barat, dan utara.

Ada enam tiang penyanggah tengah yang kini tersisa dijadikan bentuk menara. Maka inilah satu-satunya masjid punya menara dalam bangunan. Tidak lazim, bangunan menara berada dalam masjid. Namun menara itu terpaksa dibuat karena bekas sisa tiang penyanggah masjid masa lalu.

Dinding masjid juga dihiasi kaligrafi nan cantik. Juga di dalamnya terdapat mimbar kayu yang berusia lebih dari 100 tahun. Sampai kini mimbar itu masih kokoh dan masih digunakan saat khotbah salat Jumat.

Ngabuburit di Pekanbaru, ke Masjid Raya Saja(Chaidir Anwar Tanjung/detikcom)


Ada yang unik lagi nih, di sisi selatan masjid ada sumur tua yang kedalaman sumur itu berkisar 12 meter. Padahal posisi masjid berada di dataran tinggi, yang semestinya sangat kesulitan air. Namun air sumur tidak pernah kering, walau sedang kemarau.

BACA JUGA: Masjid yang Terbuat dari Bambu Nan Sejuk di Cirebon

Padahal lokasi itu dikenal sangat sulit air. Walau sebagian pemilik ruko di sekitar masjid itu ada yang menggali dengan kedalaman lebih dari 70 meter, air tak juga keluar. Subhanallah!

Air dari sumur tua itu hingga kini tak pernah kering. Untuk kepentingan wudhu, air sumur itu masih digunakan. Malah sebagian masyarakat tetap mengambil air untuk minum dari sumur tua itu. Juga dipercaya kalau air sumur ini bisa menyembuhkan.

Ngabuburit di Pekanbaru, ke Masjid Raya Saja(Chaidir Anwar Tanjung/detikcom)

Selama Ramadhan 2019 ini, pengurus masjid kembali mendatangkan imam dari Timur Tengah. Pertama Syekh Dr Ahmed Ayarageb Fetouh Elsayaed dari Mesir dan Syehk Dr Hamood Mahmood Mamood dari Yaman. Keduanya akan menjadi imam untuk salat tarawih selama Ramdhan.

Siapapun yang ingin tarawih di masjid dipersilahkan. Jaamah bisa merasakan lansung bagaimana salat ala Timur Tengah yang terdiri dari 20 rakaat dengan bacaan Al Qur'an satu juz dan penutupnya dengan witir 3 rakaat. Pengurus nantinya juga akan menyediakan minuman dan makanan ringan selama Ramadhan. (sym/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA