Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 14 Mei 2019 13:20 WIB

TRAVEL NEWS

Mau Lebih Sayang Bumi? Biasakan Hal Ini Saat Wisata ke Pasar Modern

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Ilustrasi pengunjung pasar modern Fresh Market Kota Wisata Cibubur (Randy/detikcom)
Ilustrasi pengunjung pasar modern Fresh Market Kota Wisata Cibubur (Randy/detikcom)

FOKUS BERITA

Bumi Rumah Kita
Bogor - Pasar modern tengah digandrungi masyarakat dan traveler untuk belanja. Namun, ada hal penting yang harus dilakukan di pasar modern demi kelangsungan bumi kita.

Berkenaan dengan bulan Ramadhan, pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kian gencar melakukan sosialisasi seperti kampanye dan edukasi di ruang publik. Salah satunya lewat slogan Ramadhan Bebas Sampah di bawah Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3).

Setelah melakukan peluncuran film animasi edukasi Akko pada Jumat lalu (10/5), hari Selasa ini KLHK melakukan sosialisasi di Pasar Modern Fresh Market Kota Wisata Cibubur. Seperti diketahui, pasar modern ini jadi spot masyarakat untuk belanja hingga mencari takjil.

Pasar Modern Fresh Market Cibubur (Randy/detikcom)Pasar Modern Fresh Market Cibubur (dok KLHK)
Sosialisasi itu pun dilakukan dengan cara membagikan kantong belanja non-plastik, tumblr minum hingga pakaian untuk para ibu-ibu dan pengunjung yang datang ke pasar modern. Sekitar 200 kantong belanja dibagikan sejak pagi di lokasi.

Turut hadir juga Direktur Pengelolaan Sampah KLHK, Novrizal Tahar yang memantau dan terjun langsung untuk ikut membagikan kantong belanja pada pengunjung yang datang. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan.


"Jadi memang pada bulan Ramadhan ini karena berkaitan dengan perilaku publik kita punya program Ramadhan Bersih Sampah, ada berbagai isu kampanye publik yang kita lakukan. Hari ini juga kita melakukan kampanye dan edukasi di masyarakat kita datang ke Fresh Market Kota Wisata Cibubur. Kita bisa lihat semua ibu-ibu datang tangan kosong keluar mungkin bawa 5 kantong kresek. Mungkin di dalamnya nasih ada lagi kantong kreseknya," ujar Novrizal.

Novrizal (pakaian hitam) yang sidak langsung ke lapangan (Randy/detikcom)Novrizal (pakaian hitam) yang sidak langsung ke lapangan (dok KLHK)
Novrizal menyoroti banyaknya ibu-ibu yang masih belum menggunakan kantong belanja untuk ke pasar modern. Malah, tak sedikit yang pulang dengan membawa banyak kantong plastik. Kesadaran untuk mengurangi pemakaian sampah plastik sangat diperlukan.

"Bagaimana kita mendorong publik, mereka mulai membatasi timbulnya sampah. Cara membatasi misalnya, bawa kantong belanja, tidak menggunakan hal-hal yang sekali pakai jadi sampah, itulah yang kita lakukan sekarang," ujar Novrizal.

OLeh sebab itu, Novrizal mengimbau publik untuk membawa kantong belanja sendiri saat ke pasar, menggunakan sedotan yang bisa dipakai berkali-kali serta membawa botol minum demi bepergian. Mungkin terdengar sedikit repot di awal, tapi itu jadi wujud usaha kita untuk menjaga bumi yang kita tinggali.


Simak Juga 'Pasar Ikan Modern Muara Baru, ''Tsukiji Market'' Rasa Lokal':

[Gambas:Video 20detik]

(rdy/aff)

FOKUS BERITA

Bumi Rumah Kita
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED