Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 15 Mei 2019 22:15 WIB

TRAVEL NEWS

Lelah Rebutan Sandaran Tangan di Tengah? Maskapai Ini Punya Solusinya

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Ilustrasi pesawat maskapai Aer Lingus (Aer Lingus)
Ilustrasi pesawat maskapai Aer Lingus (Aer Lingus)
Dublin - Sandaran tangan di bagian tengah bangku pesawat seringkali jadi rebutan. Mengatasi hal itu, maskapai asal Irlandia ini punya solusinya.

Baru-baru ini maskapai Aer Lingus meluncurkan servis terbaru yang disebut sebagai 'AerSpace.' Dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber, Rabu (15/5/2019), servis baru tersebut hadir untuk memberi keleluasaan bagi penumpang pesawat yang ingin menyandarkan lengannya di sandaran tengah bangku pesawat seperti diberitakan media Daily Mail.

Diketahui, servis 'Aerspace' tersebut menjamin kalau bangku tengah dari deret bangku pilihan calon penumpang tak diisi penumpang lain alias sengaja dibiarkan kosong.

Kelebihan dari servis ini, agar calon penumpang bisa menyenderkan tangannya dengan leluasa di sandaran tengah bangku pesawat yang kerapkali jadi rebutan. Terbang pun jadi jauh lebih nyaman, sekali pun naik kelas ekonomi.

"Kami bangga dapat meluncurkan Aerspace sebagai respon dari masukan yang diberi tamu kami, di mana mereka menginginkan pengalaman terbang jarak pendek yang lebih lega dan premium bersama Aer Lingus," ujar Director of Network Revenue and Loyalty Aer Lingus, Susanne Carberry.

BACA JUGA: Siapa yang Berhak Buat Sandaran Tangan di Bangku Tengah Pesawat?

Tak sampai situ, pemesan servis 'AerSpace' juga dipastikan mendapat space untuk tas di kompartemen persis di atas bangku. Termasuk juga akses ke lounge, fast track, boarding priority dan camilan di atas pesawat.

Hanya perlu diingat, harga kelas tersebut juga sedikit lebih mahal dari kelas ekonomi biasa. Estimasi, lebih mahal tiga hingga empat kali dari harga normal kelas ekonomi.

Servis itu pun diluncurkan untuk penerbangan jarak pendek antara Dublin ke Inggris dan eropa. Layanannya pun akan mulai tersedia dari 1 September 2019 mendatang. (bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED