Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 23 Jun 2019 14:20 WIB

TRAVEL NEWS

Festival Gendang & Kecapi Pukau Pengunjung Wisata Bantimurung

Moehammad Bakrie
detikTravel
Festival gendang dan kecapi di Bantimurung (Moehammad Bakrie/detikcom)
Festival gendang dan kecapi di Bantimurung (Moehammad Bakrie/detikcom)
Maros - Traveler yang berkunjung ke Wisata Alam Bantimurung di Maros dihibur oleh pertunjukan gendang dan kecapi. Lomba ini sekaligus jadi ajang promosi budaya.

Penampilan puluhan peserta lomba gendang dan kecapi sukses memukau ribuan pengunjung wisata alam Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan. Kegiatan yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Maros ini, bertujuan untuk memperkenalkan potensi wisata budaya yang saat ini makin banyak diminati.

"Kegiatan ini kita gelar sebagai upaya kita mendorong potensi wisata budaya yang sebenarnya luar biasa jika dikembangkan. Selain itu, kita juga mau memberikan hiburan ke para pengunjung agar objek wisata kita ini makin dikenal dan semakin banyak peminatnya," kata Kadis Pariwisata Maros, Ferdiansyah, Minggu (23/07/2019).

Foto: (Moehammad Bakrie/detikcom)
Lomba gendang dan kecapi ini, diikuti sekitar 60an peserta dari berbagai sanggar seni di Maros dan juga pelajar. Mereka tampil, baik sendiri maupun secara berkelompok dengan menggunakan pakaian tradisional. Pihak panitia pun sengaja menggelar kegiatan itu di tempat wisata saat di hari libur, agar para pengunjung juga bisa lebih menikmati suasana liburan dengan nyaman.

"Pesertanya ini ada dari anak SD sampai SMA dan juga beberapa sanggar seni di Maros. Kategorinya ada yang berkelompok maupun sendiri-sendiri. Kita bisa lihat sendiri antusias pengunjung yah. Mereka beramai-ramai merekam, karena mungkin mereka sangat terhibur dengan kegiatan ini," lanjutnya.

detikcom)Foto: (Moehammad Bakrie/detikcom)
Bagi para pengunjung, kegiatan seperti ini tentunya membuat liburan mereka lebih berkesan, apa lagi bagi para wisatawan dari luar kota Sulawesi Selatan. Mereka sangat terpukau dengan penampilan anak-anak usia Sekolah Dasar memainkan alat musik tradisional dengan lihai.

"Sangat jarang ada objek wisata yang melaksanakan kegiatan seperti ini. Kami merasa terkesan yah, apalagi dengan penampilan anak-anak itu. Sekarang ini kita lihat sudah sangat jarang ada penampilan begini. Bagi kami ini luar biasa dan kami semua sangat terhibur," kata seorang wisatawan asal Kalimantan Timur, Irma.

Rencananya, Disbupar Maros akan mengagendakan kegiatan serupa di tahun-tahun mendatang. Tidak hanya kesenian gendang dan kecapi, tapi juga kesenian-kesenian tradisional lain yang sudah hampir punah sebagai upaya pelestarian budaya di Maros. (rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA