Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 24 Jun 2019 21:55 WIB

TRAVEL NEWS

Hampir Setengah Reservasi Perjalanan di Asia Pasifik Via Online

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Ilustrasi traveler (Thinkstock)
Ilustrasi traveler (Thinkstock)
Jakarta - Kini melakukan reservasi untuk traveling semudah membalikkan telapak tangan lewat bantuan ponsel. Malah hampir setengahnya online di Asia Pasifik.

Fakta itu pun dipaparkan dalam riset terbaru Amadeus, satu dari 10 besar perusahaan teknologi yang bergerak dalam sistem distribusi global (Global Distribution System). Di pasar Asia Pasifik misalnya, sudah hampir setengah reservasinya dilakukan online.

"44% Booking atau pemesanan di Asia Pasifik dilakukan online, di mana sekitar 56% dilakukan offline," tulis Amadeus dalam riset terbarunya.

Dari keseluruhan, pasar Korea Selatan memimpin pemesanan perjalanan online di Asia Pasifik sebanyak 46% dan disusul oleh China sebanyak 45%. Menurut data dari perusahaan penyedia data online travel PhoCusWright, tahun 2018 lalu pasar Asia Pasifik menyumbang sekitar USD 418 juta dari sektor pemesanan perjalanan online.

Data di atas membuktikan, bahwa dewasa ini pemesanan hampir setengahnya didominasi secara online. Ada kecenderungan bahwa pemesanan tradisional via telepon atau tatap muka dan bicara langsung mulai ditinggalkan di Asia Pasifik.

BACA JUGA: Ini Beberapa Kesamaan Unik Traveler di Asia Tenggara

Adapun pemesanan perjalanan tak sepenuhnya didominasi online. Travel agent yang tradisional juga masih menggaet traveler, di mana punya pangsa pasarnya tersendiri.

"Pengeluaran di destinasi cukup terbagi dan tak dapat sepenuhnya diraih oleh saluran travel online. Tur lokal, tiket masuk tempat wisata, taksi, makanan dan minuman serta aneka transaksi di destinasi juga mencakup 80% pengeluaran dari traveler di Asia Tenggara," tulis Amadeus.

Oleh sebab itu, masih ada kesempatan bagi travel agent serta pelaku UMKM lokal untuk terus hidup dari sektor pariwisata yang telah mengglobal dan serba online.

(rdy/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA