Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 26 Jun 2019 08:20 WIB

TRAVEL NEWS

Gila, Pesawat Mendarat di Puncak Gunung Mont Blanc

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Foto: (Thinkstock)
Foto: (Thinkstock)
Chamonix - Gunung Mont Blanc adalah tempat wisata di Prancis impian para pendaki. Tapi ada yang nekat mendaratkan pesawat di puncaknya.

Seperti dilansir CNN, Rabu (26/6/2019), alih-alih mendaki gunung setinggi 4.810 mdpl itu, sepasang pendaki mendaratkan pesawat kecil di daerah puncak gunung itu pada Selasa di minggu lalu. Aparat dari National Gendarmerie Prancis menghentikan pasangan itu.

Pasangang pendaki itu membawa peralatan pendakian termasuk tali dan crampon. Sementara, pasangan itu tidak ditangkap namun apa yang dibawanya telah dicatat dan diselidiki.

Petugas sedang mencari tahu apa pelanggaran yang mungkin dilakukan, tetapi hal itu cukup memakan waktu. Karena, itu adalah kasus yang tidak biasa di daerah yang memiliki peraturan spesifik.

Otoritas lokal terdekat, Chamonix mengkritik pendaratan ilegal tersebut. Pendaratan ini dianggap pejabat setempat sebagai pengrusakan terhadap lingkungan.

"Itu merupakan serangan yang tidak dapat ditoleransi terhadap gunung yang tinggi. Karena di dalamnya telah dilindungi," kata Eric Fournier, Walikota Chamonix-Mont Blanc dalam pernyataan di sebuah media sosial resmi.

Fournier memuji tanggapan polisi dan dia berharap tidak ada lagi orang lain melakukan hal yang sama. Menurut AFP, pasangan pendaki itu mendaratkan pesawat kurang dari 400 meter dari puncak gunung.

Mereka berasal dari Swiss. Pemerintah setempat sedang berjuang dengan semakin banyaknya turis. Baru-baru ini diperkenalkan aturan baru yang dirancang untuk membatasi pendakiannya.

Jika pendaki Mont Blanc tidak memesan di salah satu shelter, dihadapkan dengan sanksi dua tahun penjara dan denda € 300.000 atau setara Rp 4,8 miliar. Pihak berwenang mengatakan jumlah pengunjung yang besar di gunung itu telah menimbulkan kekhawatiran atas risiko sanitasi seperti ketersediaan air dan masalah pembuangan limbah.

Larangan itu mulai berlaku pada 1 Juni 2019 dan tetap berlaku di sepanjang musim pendakian musim panas. Demikian menurut sebuah dekrit yang ditandatangani oleh prefektur Haute-Savoie Prancis.


(msl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA