Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 26 Jun 2019 15:45 WIB

TRAVEL NEWS

Keren! Nanti Sampah di Pangandaran Bisa Ditukar Voucher Hotel

Mukhlis Dinillah
detikTravel
Foto: Andi Nurroni
Foto: Andi Nurroni
Bandung - Pangandaran punya inovasi menarik untuk solusi sampah dan pariwisata. Sampah yang dikumpulkan wisatawan bisa ditukar voucher hotel hingga bus wisata gratis.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Jabar Dedi Taufik mengakui tingginya kunjungan wisatawan di Pangandaran berdampak produksi sampah di kawasan tersebut. Sehingga, perlu penanganan khusus untuk sampah di sana.

Ia mengaku sengaja memilih Pangandaran menjadi percontohan inovasi penanganan sampah destinasi wisata di Jabar. Mengingat, tempat wisata di Pangandaran menjadi salah satu destinasi unggulan.

"Pengelolan sampah di tempat destinasi wisata kita akan melakukan di Pantai Pangandaran menjadi model. Mungkin di hari Kamis ini kita akan lakukan FGD dengan beberapa komunitas," ujar Dedi Taufiq via pesan singkat, Rabu (26/6/2019).

Ia menuturkan skema penanganan sampah ini dilakukan dengan memberikan kantong sampah kepada wisatawan di loket tiket. Nantinya wisatawan diminta membawa sampahnya ke loket tiket lagi saat meninggalkan Pangandaran.

"Nah kantong sampah ini, nanti selama dia stay di Pangandaran ini satu hari atau dua hari kembalinya itu ditimbang, terutama yang sampah-sampah anorganik," ungkap dia.

Dia mengatakan nantinya sampah yang dikumpulkan wisatawan itu akan dikonversi menjadi voucher hotel hingga layanan bus gratis. Pihaknya juga menggandeng pelaku usaha di sekitar Pangandaran untuk menyediakan hadiah tersebut.

"Nah ini yang perlu kita berdayakan mohon dukungan dari berbagai pihak. Kita akan terapkan nanti di Pangandaran, kemudian juga di destinasi destinasi di Jabar lainnya," tutur dia.

Pemprov Jabar menargetkan kunjungan wisatawan di Tahun 2019 mencapai 1,8 juta untuk wisatawan mancanegara dan 48 juta wisatan nusantara. Kebersihan sendiri menjadi nilai plus untuk sebuah destinasi wisata, sehingga perlu diprioritaskan.

"Karena kita banyak unggulan unggulan destinasi yang memang intinya di dalam pariwisata ini kan ukurannya adalah kebersihan," ujar Dedi.


(sym/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA