Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 01 Jul 2019 22:15 WIB

TRAVEL NEWS

Petugas Lupa Kasih Kursi Roda, Nenek Ini Tertinggal di Pesawat

Afif Farhan
detikTravel
Air Canada Rouge (iStock)
Air Canada Rouge (iStock)
Toronto - Kasihan betul nenek ini. Dia tertinggal di pesawat, gara-gara petugas bandara dan awak kabin lupa membawa kursi roda untuknya.

Baru-baru ini, penumpang pesawat Air Canada ketiduran di pesawat dan terkunci di pesawat. Rupanya, hal tersebut juga dialami penumpang yang sama pada pesawat Air Canada.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Senin (1/7/2019) nenek tersebut bernama Pamela Prescod yang berusia 69 tahun dengan kondisi tunanetra. Ceritanya pada awal bulan April 2019 kemarin. Dia naik pesawat Air Canada Rouge (anak perusahaan Air Canada) dari Bandara Pearson Toronto di Kanada menuju ke Barbados, negara kepulauan di Laut Karibia.

Saat pesawat mendarat dan penumpang turun, Pamela hanya terdiam. Sebab menurut pengakuannya, tidak ada petugas yang membantunya turun dan seharusnya dia dituntun turun dengan kursi roda.

"Itu saat-saat yang menakutkan dalam hidup saya. Di dalam pesawat, tidak ada siapa-siapa, saya sendirian," katanya.

BACA JUGA: Drama Banget, Penumpang Ketiduran Ditinggal Sendiri di Pesawat

Pamela akhirnya 'diselamatkan' oleh petugas kebersihan. Dia lalu dituntun turun dari pesawat dan melanjutkan perjalanan.

Pihak Air Canada sudah memberikan pernyataan dan meminta maaf. Menurut pihak maskapai, ada miskomunikasi antara petugas bandara dan awak kabin pesawat. Sehingga, Pamela tertinggal di pesawat selama sekitar 15 menit.

Air Canada juga sudah mengembalikan uang perjalanan Pamela dan memberi voucher penerbangan sebesar USD 500 atau setara Rp 7 juta. Namun pihak keluarga dari Pamela, menyebut bahwa Pamela mengalami trauma dan maskapai Air Canada harus membenahi standar pelayanan.

BACA JUGA: Ada Muntah di Kursi Pesawat, Penumpang Ribut dengan Pramugari

Simak Video "Kebocoran Gas di Hotel Kanada, 15 Orang Kritis"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA