Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 05 Jul 2019 12:15 WIB

TRAVEL NEWS

Bentuk Dukungan Nyata ASDP Pada Pariwisata Indonesia

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Foto: Illustrasi ASDP Indonesia Ferry (Johanes Randy/detikTravel)
Foto: Illustrasi ASDP Indonesia Ferry (Johanes Randy/detikTravel)
Merak - Selaku BUMN, pihak ASDP mendapat mandat untuk menghubungkan Indonesia via laut. Tak cuma itu, pihak ASDP juga berkomitmen memajukan pariwisata Indonesia.

Dikenal sebagai negara kepulauan, Indonesia dipisahkan oleh lautan luas. Untuk menghubungkannya, dibuatlah tol laut yang memanjang dari Sabang sampai Merauke. Pihak Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) selaku BUMN pun diberi tugas untuk melakukannya

Dalam acara kunjungan Menpar Arief Yahya ke Pelabuhan Merak - Bakauheni hari Jumat ini (5/7/2019), pihak ASDP yang diwakili oleh M Yusuf Hadi selaku Direktur Komersial dan Pelayanan kembali menekankan komitmennya untuk memajukan pariwisata Indonesia.


Bentuk Dukungan Nyata ASDP Pada Pariwisata IndonesiaM Yusuf Hadi selaku Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP (Randy/detikcom)


Di hadapan Menteri Pariwisata Arief Yahya pada pelayaran Merak - Bakauheni, Hadi pun memaparkan pencapaian pihak ASDP untuk menjembatani objek wisata Indonesia yang membentang dari Sabang sampai Merauke.

"Salah satu pilar ASDP, karena lintasan yang dilalui adalah potensi alam dan pariwisata. Membuka akses pionir dan meningkatkan penyeberangan ke akses wisata," ujar Hadi.

Hadi pun menjelaskan, kalau pihak ASDP telah mengupayakan banyak hal untuk memajukan pariwisata lewat jalur laut. Mulai dari merenovasi terminal hingga memperbaiki kapal ferry demi wisatawan, semua telah dilakukan.

"Merenovasi pelabuhan sebagai ikon wisata nasional, memperbaiki layanan dan fasilitas kapal di tempat wisata sehingga dapat mengakomodir wisatawan mancanegara dan domestik," tuturnya Hadi.

BACA JUGA: Menpar Jajal Terminal Eksekutif Merak Sosro di Banten

Di beberapa destinasi wisata, Hadi menjabarkan kalau pihak ASDP telah memajukan sejumlah prasarana penunjang. Mulai dari Danau Toba hingga Labuan Bajo dan Raja Ampat, telah dilakukan.

"Potensi wisata kapal kita di Danau Toba, saat kecelakaan Agustus lalu mengundang mata dunia akan transportasi air di sana. Saat itu juga kemenhub bikin percontohan KMP Ihan Batak sekali angkut 300. Saat tim World Bank mereka surprised, setahun setelah kejadian kehadiran kapal ini bisa jadi representasi kapal yang safety untuk wisatawan," ujar Hadi.

Dalam pelayaran dari Terminal Merak menuju Bakauheni, Hadi juga sempat mempromosikan potensi wisata yang ada di jalur lintasan tersebut. Ada Tanjung Lesung yang merupakan salah satu KEK Pariwisata hingga Krakatau yang teleh melegenda karena letusan dahsyatnya dulu.

"Di banten ini ada objek wisata yang gak kalah penting juga di Tanjung Lesung. Gunung krakarau juga jadi salah satu objek yang harus dipromosikan," ujar Hadi.

Untuk informasi, pihak ASDP memiliki 243 rute dan 150 kapal. Termasuk di dalamnya 35 pelabuhan yang berada di bawah naungan ASDP.

Simak Video "ASDP Merak Optimalkan 7 Dermaga dan 64 Kapal"
[Gambas:Video 20detik]
(sna/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA