Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 06 Jul 2019 19:35 WIB

TRAVEL NEWS

Camping Under The Sea, Cara Baru Ancol Kenalkan Satwa Laut ke Anak-anak

Nurcholis Maarif
detikTravel
Foto: Nurcholis Maarif/Detikcom
Foto: Nurcholis Maarif/Detikcom
Jakarta - Sebanyak 70 peserta anak-anak berusia 6-12 tahun mengikuti acara Camping Under The Sea yang diselenggarakan selama dua hari pada 6-7 Juli 2019 di Ocean Dream Samudera Ancol, Jakarta.

Pada hari pertama, anak-anak yang dibagi dalam sembilan kelompok tersebut didampingi fasilitator untuk diperkenalkan dengan satwa-satwa laut yang ada di Ocean Dream Samudera Ancol dan Sea World. Mulai dari lumba-lumba, singa laut, penguin, penyu, kura-kura, berbagai jenis ikan, dan satwa laut lainnya.

"Jadi apa ciri lumba-lumba sebagai makhluk mamalia?" Ucap salah satu fasilitator kepada anak-anak dalam rangkaian acara Petualangan Lumba-Lumba.

"Bernafas menggunakan paru-paru, melahirkan, menyusui," teriak anak-anak menjawab.

Selain Petualangan Lumba-Lumba, pada hari pertama anak-anak juga diajak mengikuti Explore Dolphin, 5D Cinema, Explore Penguin, Underwater Show, Explore Singa Laut, Perawatan Satwa Lumba-Lumba, Explore SeaWorld, dan malamnya akan camping serta Treasure Hunt.


Para peserta anak-anak diberikan kesempatan lebih untuk dekat dengan satwa laut dibanding dengan pengunjung lain di Ocean Dream Samudera Ancol. Misalnya, ikut masuk dalam akuarium memberi makan penguin di mana pengunjung yang lain hanya bisa melihatnya dari luar kaca. Selanjutnya perwakilan anak juga diberi kesempatan memegang dan mencium singa laut dan lumba-lumba dan tentu juga materi edukasi dari fasilitator.

Departement Head Corporate Communications PT Taman Impian Jaya Ancol Rika Lestari mengatakan bahwa tujuan acara ini ialah untuk meningkatkan kepedulian terhadap ekosistem laut khususnya kepada anak-anak.

Camping Under The Sea, Cara Baru Ancol Kenalkan Satwa Laut ke Anak-anakFoto: Nurcholis Maarif/Detikcom

"Pertama, pengenalan hewan satwa laut. Mereka diajari cara merawat, mengobati kalau sakit, terus boleh engga kita melihara hewan tersebut? Mengapa kita boleh? Karena kita lembaga konservasi, kita melihara itu punya kaidah dan patuh terhadap kaidah tersebut," ucap Rika.

Menurut Rika setelah dikenalkan satwa laut, anak-anak akan camping di Seaworld Ancol pada malam harinya. Camping inilah yang membedakan dengan camping biasanya yang biasa diselenggarakan di gunung atau pantai.

Lanjut Rika, besoknya anak-anak akan diajak ke pantai Ancol untuk ikut menebarkan kerang hijau yang diharapkan untuk mengurangi polusi laut.

"Untuk mengisi liburan sekolah, mereka rekreasi sekaligus pendidikan. Ke depannya diharapkan mereka peduli konservasi, khususnya ekosistem laut," ucap Rika.


Lanjut Rika, program ini merupakan pertama kalinya yang digelar pihaknya. Ia membatasi 70 peserta yang sebagian besar dari Jabodetabek.

"2 atau 3 jam tidak cukup kalau melihat doang. Mereka harus diajari bagaimana kasih makan, merawat, diharapkan tumbuh jadi orang yang mencintai ekosistem laut," ucapnya.

Salah seorang wali peserta Bayu Aji mengatakan bahwa mengizinkan dua anaknya untuk ikut Camping Under The Sea untuk mengisi liburan.

"Biar enggak main gadget terus, awalnya itu. Saya browsing, punya beberapa pilihan liburan outdoor activity. Mereka pilih yang ini," ucap Bayu.

Bayu juga mengatakan telah berkoordinasi dengan panitia dengan membentuk grup Whatsapp untuk mengawasi anak-anaknya yang ikut camping.

Camping Under The Sea, Cara Baru Ancol Kenalkan Satwa Laut ke Anak-anakFoto: Nurcholis Maarif/Detikcom
(idr/idr)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA