Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 08 Jul 2019 18:56 WIB

TRAVEL NEWS

Parade Budaya dan Mobil Hias Pukau Ribuan Orang di Kediri

Alfi Kholisdinuka
detikTravel
Foto: Kemenpar
Foto: Kemenpar
Jakarta - Pekan Budaya dan Pariwisata Kediri 2019 yang mengusung konsep 'Panji Balik Kampung' digelar 7-13 Juli 2019. Parade ini diramaikan dengan parade budaya dan pawai mobil hias yang berhasil menyedot perhatian masyarakat hingga rela tumpah ruah di acara tersebut.

Bupati Kediri Haryanti Sutrisno pun menyambut antusias Parade Budaya dan Pawai Mobil Hias tersebut. Menurutnya, sepanjang jalan yang yang dilalui rombongan peserta tampak bersuka cita, bukan hanya milenial yang sibuk mengabadikan momen tetapi hadir pula orang tua dan anak-anak.

"Ini acara kita. Dari kita, oleh kita, untuk kita. Termasuk untuk para wisatawan dari luar daerah dan mancanegara. Kami bersyukur acara berlangsung meriah. Inilah yang kita harapkan. Selamat datang juga para konsulat asing yang hadir di acara ini. Tidak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang telah mendukung acara ini," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Senin (8/7/2019).


Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri Suwignyo menjelaskan, Pekan Budaya dan Pariwisata Kediri 2019 ini sudah dipersiapkan sejak lama. Panitia sudah merencanakan sejak jauh-jauh hari agar acara berlangsung meriah dan sukses. Terlebih, kegiatan ini akan diusulkan untuk masuk dalam Calendar of Event (CoE) Kemenpar 2020. Prinsipnya, kata Suwignyo, jangan sampai mengecewakan.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan Kemenpar. Segenap panitia dan pengisi acara akan berupaya maksimal agar kegiatan ini lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Dari event ini, kami berharap budaya dan pariwisata Kediri lebih dikenal masyarakat luas," ungkapnya.


Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani mengatakan Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2019 memiliki banyak keseruan yang ditampilkan. Beragam seni dan budaya bakal pun disajikan dengan penuh kreatifitas.

"Konsep kegiatan dikemas sangat komplit. Ada banyak daya tarik yang ditampilkan. Nuansa tradisional dan modern disandingkan sehingga saling menguatkan. Dengan treatment seperti ini, beragam tradisi dan budaya akan lestari. Empati besar akan diberikan para milenial karena mereka juga diberikan space berkreasi," terangnya.

Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Adella Raung menambahkan Parade Budaya dan Mobil Hias hanyalah salah satu dari serangkaian kegiatan menarik yang bakal ditampilkan hingga penutupan event nanti.

"Ada banyak keseruan yang bisa dinikmati. Seperti Pagelaran Kesenian dan Pentas Kreativitas, Pagelaran Panji 'Rwa Bhineda Nunggal Rasa', Tari Kolosal 1.000 Barong, Kediri Street Food Festival, dan lain-lain. Rasanya nggak bakal nyesel datang ke acara ini," tegasnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan budaya menjadi salah satu potensi yang bisa dimaksimalkan untuk mendatangkan wisatawan. Sebab, 60% wisatawan mancanegara datang ke Indonesia karena budaya. Selebihnya karena alam (35%), dan faktor buatan (5%).

"Budaya harus terus dilestarikan. Semakin budaya dilestarikan, maka akan makin mensejahterakan. Karenanya, para penggiat kebudayaan harus mampu menghasilkan daya kreasi yang bernilai komersil tinggi," tandasnya.

Simak Video "Ubud Akan Jadi Percontohan Destinasi Kuliner Kelas Dunia "
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA