Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 12 Jul 2019 16:12 WIB

TRAVEL NEWS

Cukup Sudah, 9 Rusa Mati di Jepang Karena Sampah Plastik

Syanti Mustika
detikTravel
Foto: Nara Park (AFP)
Foto: Nara Park (AFP)
Nara - Selama 4 bulan terakhir, Taman Nasional Nara di Jepang telah kehilangan 9 rusa yang mati karena memakan sampah plastik. Jangan lagi buang sampah sembarangan!

Dilansir detikcom dari beragam sumber, Jumat (12/7/2019) Yayasan Pelestarian Rusa Nara mengaku menemukan sekumpulan kantong plastik dan bungkus makanan di dalam perut rusa yang mati. Dari 14 rusa yang mati selama Maret-Juni, 9 rusa menyimpan sampah plastik di perut mereka.

Menurut para penggiat lingkungan di sana, sampah plastik ini berasal dari turis yang datang berkunjung ke Taman Nasional Nara. Diperkirakan sebagian turis yang datang membuang sampah makanan mereka sembarangan, hingga dikosumsi oleh rusa yang bertebaran dan bergerak bebas di sana.


Nara merupakan taman nasional yang juga menjadi atraksi wisata yang populer bagi turis. Tak hanya domestik, namun turis mancanegara juga datang ke destinasi ini.

Di taman nasional ini kamu bisa berjumpa dengan 1.200 rusa jenis Sika yang dilindungi secara hukum oleh Jepang. Di taman ini ratusan rusa dilepasliarkan hingga bisa berinteraksi dengan para turis.

Para pengunjung taman diizinkan memberi makan rusa-rusa tersebut dengan biskuit yang dibuat secara khusus tanpa mengandung gula dan tanpa kemasan plastik. Namun tak semua wisatawan yang patuh para peraturan, hingga membuang sampah makanan mereka sembarangan.

Cukup Sudah, 9 Rusa Mati di Jepang Karena Sampah Plastik(iStock)


Akibatnya, rusa yang mengira itu makanan menelannya hingga menyebabkan gangguan pada pencernaannya. Mereka juga kekurangan gizi karena perut mereka sudah penuh karena sampah plastik.

Dalam Twitternya, pihak yayasan memperlihatkan gumpalan sampah plastik seberat hampir 4 kg yang ditemukan di dalam perut rusa yang mati. Juga mereka membagikan para aktivis yang mengumpulkan sampah plastik hingga 31 kg.

Menyikap kejadian ini, Pemernitah Prefektur Nara akan menyelidiki kematian rusa-rusa ini. Mereka juga akan mendirikan rambu-rambu di taman nasional guna memperingatkan turis mengenai bahaya memberi makan hewan berupa penganan yang tidak disetujui.


Simak Video "Topan Faxai Mengamuk di Kota Tokyo"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA