Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 18 Jul 2019 07:25 WIB

TRAVEL NEWS

Cerita Pemandu Wisata Mandarin yang Sering Bawa Turis China

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Foto: Ilustrasi Turis China (Thinkstock)
Foto: Ilustrasi Turis China (Thinkstock)
Jakarta - Di antara banyak wisman, turis China merupakan salah satu yang datang ke Jakarta. Tak sedikit pula cerita dari para pemandu wisata berbahasa mandarin.

Walau tak sepopuler Bali atau Manado, tak sedikit juga turis China yang datang ke Jakarta untuk berbagai keperluan. Mulai dari liburan, keperluan bisnis dan lainnya, toh Jakarta juga disukai turis China.

Dalam acara pelatihan yang diselenggarakan oleh Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DKI Jakarta Rabu ini (17/7/2019), detikcom pun sempat berbincang langsung dengan guide penutur bahasa Mandarin yang tergabung di dalamnya.

Yang pertama adalah Wiramin Wong, guide Mandarin yang telah berprofesi selama dua tahun di HPI DKI Jakarta. Sempat kuliah di China, Wira sering membawa turis China yang punya misi bisnis di Indonesia.

"Dia mintanya ketepatan waktu. Kan Jakarta macet, jadi kita pakai Voorijder. Dia minta ke kawasan industri dari Kemayoran, ke Alam Sutra dia minta 3 jam balik lagi," ujar Wira.



Bepergian ke daerah Alam Sutera dari Kemayoran bukanlah jarak yang dekat. Terlebih mereka hanya punya waktu terbatas. Wira pun dipaksa harus putar otak. Hal lucu lainnya adalah ketika Wira mendapati reaksi turis China akan kondisi jalanan ibukota.

"Yang berkesan kalau lihat jalanan Jakarta, padat tapi nggak ada cekcok. Pakai pakaian tebal, tapi nggak keringatan. Kan kita negara tropis," ujar Wira.

Pengalaman berbeda juga pernah dirasakan oleh guide mandarin lain bernama Mimi. Diceritakan olehnya, salah satu yang paling berkesan adalah ketika ia membawa tamu China yang ikut Asian Games.

"Kalau yang berkesan bawa atlet Para Games yang berkebutuhan khusus," kenang Mimi.

Sedangkan untuk hal teknis lain seperti makanan, Mimi mengatakan kalau lidah turis China cocok dengan makanan Indonesia. Nasi padang juga jadi primadona di luar seafood.

"Makanan doyan-doyan saja. Seafood di sini murah, senang mereka," tutup Mimi.

Simak Video "Melihat Eloknya Jakarta dari Lensa Kamera"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA