Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 19 Jul 2019 17:50 WIB

TRAVEL NEWS

Ajakan Serbu Parangtritis Pakai Baju Hijau, Ini Kata Dinas pariwisata

Pradito Rida Pertana
detikTravel
Foto: Pantai Parangtritis (Pradito Rida Pertana/detikTravel)
Foto: Pantai Parangtritis (Pradito Rida Pertana/detikTravel)
Bantul - Baru-baru ini heboh ajakan untuk ke Pantai Parangtritis pakai baju hijau. Dinas Pariwisata setempat pun angkat bicara.

Sebuah undangan berisi 'Ayo ribuan orang serbu Parangtritis pakai baju hijau' pada tanggal 22 September mendadak ramai di media sosial Facebook. Hingga saat ini, Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Bantul belum menerima pemberitahuan kegiatan tersebut.

"Setahu saya belum ada (koordinasi antara Dinpar Bantul dengan penyelenggara kegiatan serbu Pantai Parangtritis pakai baju hijau)," ujar Kepala Dinpar Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo saat dihubungi wartawan, Jumat (19/7/2019).

"Karena kalau (undangan berisi 'Ayo ribuan orang serbu Parangtritis pakai baju hijau' pada tanggal 22 September) kegiatan itu tidak seperti biasanya dan melibatkan banyak orang, logikanya paling tidak harus ada pemberitahuan," imbuhnya.

BACA JUGA: Mitos Pamali Pakai Baju Hijau di Pantai Parangtritis

Menurutnya, pemberitahuan itu untuk meminimalisir penumpukan di satu tempat yang sama. Mengingat di Pantai Parangtritis terdapat banyak wisatawan, dan tidak sedikit pula yang menggelar beragam kegiatan.

"Selain pemberitahuan, komunikasi juga diperlukan agar masyarakat setempat nantinya tidak kaget dengan adanya kegiatan di (Pantai) Parangtritis," ucapnya.

"Tapi kalau hanya sekadar kunjungan biasa dan lewat TPR menurut saya tidak masalah," sambung Kwintarto.

Ajakan Serbu Parangtritis Pakai Baju Hijau, Ini Kata Dinas pariwisataKepala Dinpar Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo (Pradito/detikcom)


Terkait beredar luasnya undangan tersebut, Kwintarto mengaku akan mengkonfirmasi kepada akun yang sengaja menyebar undangan itu melalui medsos. Hal itu agar suasana pariwisata di Kabupaten Bantul tetap kondusif.

"Nanti teman-teman tim IT akan menelusurinya (asal undangan serbu Parangtritis) dan sampai sekarang kita belum dapat linknya," ucapnya.

Mengenai larangan wisatawan untuk mengenakan pakaian berwarna hijau saat ke Pantai Parangtritis, Kwintarto mengaku hal itu bukanlah ranah Dinpar. Menurutnya, larangan itu adalah saran dari para pendahulu.

"Kalau itu (masalah larangan mengenakan pakaian warna hijau) bukan kewenangan (Dinas) pariwisata Bantul. Karena kita memang tidak ada aturan melarang (wisatawan berbaju hijau)," ucapnya

"Jadi itu lebih ke saran atau mitos, dan setahu saya sampai saat ini masih mitos. Silakan mau percaya atau tidak, tapi ya risiko tanggung sendiri," imbuh Kwintarto.

Simak Video "Yuk, Berselancar di Gumuk Pasir Parangtritis"
[Gambas:Video 20detik]
(sna/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA