Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 21 Jul 2019 15:15 WIB

TRAVEL NEWS

Pertama di Asia Pasifik, Singa Merah Punya Pesawat Airbus Terbaru

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Kabin Airbus 330-900NEO milik Lion Air (Dok. Lion Air)
Kabin Airbus 330-900NEO milik Lion Air (Dok. Lion Air)
Jakarta - Maskapai Lion Air datangkan armada terbaru dari Airbus. Ia jadi pemilik pertama jenis 330-900NEO di Asia Pasifik.

Dalam rilis resminya, Minggu (21/7/2019), A330-900NEO adalah pesawat berbadan lebar (wide body). Pesawat generasi terbaru berregistrasi PK-LEI itu langsung diterbangkan dari Bandar Udara Internasional Toulouse Blagnac (TLS), Prancis.

Perjalanannya dari pukul 19.40 waktu setempat dan mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada 15.40. Mengudara non-stop berkisar 15 jam, pesawat ini dijalankan oleh pilot senior Capt. Taufik Hidayat didampingi Capt. Marvinus Kemuel Hanfree dan First Officer (FO) Faris Purnama.

Lion Air bangga memperkenalkan sebagai maskapai pertama di Asia Pasifik mengoperasikan Airbus 330-900NEO. Penyambutan dilakukan oleh President Director of Lion Air Group, Edward Sirait bersama jajaran manajemen serta perwakilan masing-masing departemen di lingkungan Lion Air.

Tahun ini, Lion Air akan menerima dua pesawat tersebut. Pesawat pertama melengkapi tiga pesawat wide body Airbus 330-300. Lion Air pada 2018 telah memesan sepuluh (10) unit Airbus 330-900NEO dan mempunyai opsi memperoleh empat pesawat sejenis.

Kesepuluh unit direncanakan dikirim bertahap pada 2019 dan 2020. Seluruh pesawat yang dipesan oleh Lion Air adalah jenis armada berkapasitas lebih besar.

Pertama di Asia Pasifik, Singa Merah Punya Pesawat Airbus TerbaruFoto: (Dok. Lion Air)


Lion Air mengucapkan terima kasih kepada Airbus, regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara dan pihak yang terlibat dalam pengiriman perdana Lion Air Airbus 330-900NEO. Setibanya di Indonesia dan setelah menjalani tahapan administrasi, pesawat ini akan beroperasi untuk layanan penerbangan haji ke Timur Tengah.


Lion Air sangat fokus menjalankan seluruh operasional dengan tetap mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan (safety first). Lion Air menegaskan Airbus 330-900NEO di waktu mendatang, akan melayani penerbangan berbagai jaringan populer yang membutuhkan waktu tempuh hingga lebih dari 13 jam non-stop.

Adapun layanan itu, seperti ibadah (umrah) rute Makassar ke Madinah dan Jedddah, Balikpapan ke Jeddah, Surabaya ke Madinah, Solo ke Jeddah dan tujuan lainnya. Pengoperasian Airbus 330-900NEO merupakan salah satu langkah strategis guna mendukung ekspansi bisnis penerbangan low cost carrier (LCC).

Pertama di Asia Pasifik, Singa Merah Punya Pesawat Airbus TerbaruFoto: (Dok. Lion Air)


Itu juga termasuk mengakomodir tren baru kenyamanan perjalanan udara jarak jauh seiring dinamika bepergian kekinian (millennials traveling). Airbus 330-900NEO Lion Air mempunyai tata letak (konfigurasi) kursi lorong ganda (double aisle) dengan 436 kursi kelas ekonomi.

Pesawat ini dilengkapi fitur utama dari kabin airspace agar bisa menikmati suasana penerbangan yang santai. Ada pula desain baru bagasi kabin yang memudahkan pengaturan dan menyimpan lebih banyak barang bawaan.

Kenyamanan yang lain adalah kabin yang paling senyap di kelasnya. Bagi airlines, bisa didapatkan keuntungan 25% karena lebih efisien dalam rasio penggunaan bahan bakar per kursi.

Itu memanfaatkan teknologi generasi baru A350 XWB, seperti lekukan ujung sayap (sharklets) rentang hingga 64 meter, penyempurnaan aerodinamis, mesin generasi terbaru, common type rating (lisensi pilot yang sama) dan sistem baru. Ada pula teknologi kokpit WI-FI Tablet EFB, layar head-up ganda dalam pencegahan runway overrun.

Lion Air mengatakan sudah mempersiapkan secara maksimal sumber daya manusianya untuk pengoperasian Airbus 330-900NEO. Sumber daya manusia meliputi pilot, awak kabin dan teknisi, layanan di darat (ground handling), pusat pelatihan dan hal-hal lain yang terkait.

Simak Video "Data Penumpangnya Bocor, Lion Air Merasa Jadi Korban"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA