Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 21 Jul 2019 22:05 WIB

TRAVEL NEWS

Bikin Kacau Penerbangan, Penumpang Dituntut Ganti Rugi Rp 1,4 M

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Ilustrasi Jet2 (File Photo/Pascal Pavani/AFP/Getty Images via CNN)
Ilustrasi Jet2 (File Photo/Pascal Pavani/AFP/Getty Images via CNN)
London - Seorang penumpang wanita yang mengacau di pesawat Jet2 dan dituntut ganti rugi ditagih Rp 1,4 miliar. Parah banget!

Seperti dilansir CNN, Minggu (21/7/2019), dikabarkan bahwa ada seorang penumpang yang berperilaku sangat mengganggu. Ia menyebabkan penerbangan dialihkan dan kembali ke bandara semula dengan pengawalan militer.

Maskapai bertindak tegas dengan mengirim tagihan sebesar 85.000 Pounds atau sekitar Rp 1,4 miliar. Ia juga dilarang terbang bersama Jet2 selamanya.

Penumpang itu bernama Chloe Haines. Ia dituduh operator Inggris Jet2 berperilaku agresif, kasar dan berbahaya karena berusaha membuka pintu pesawat.

Itu terjadi di penerbangan dari Bandara Stansted London, Inggris ke Dalaman Turki barat daya pada bulan Juni lalu. Maskapai mengatakan bahwa para kru harus menahan Haines dengan bantuan penumpang lainnya.

Karena aksinya itu penerbangan dialihkan kembali ke London Stansted dan dikawal oleh dua jet Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF). Jet-jet yang mengawal juga menciptakan ledakan sonik menggelegar dan bisa terdengar berkilo-kilometer jauhnya.

Baca juga: Ada Pengacau, Pesawat Ini Sampai Dikawal 2 Jet Tempur
https://travel.detik.com/travel-news/d-4599764/ada-pengacau-pesawat-ini-sampai-dikawal-2-jet-tempur

Seorang juru bicara Kepolisian Essex, kepolisian setempat, membenarkan hal itu. Yakni ada seorang wanita (25) telah ditangkap atas dugaan dua serangan dan membahayakan pesawat terbang.

"Jet2.com telah mengeluarkan larangan seumur hidup untuk penumpang yang mengganggu, Chloe Haines, dan menagih uang kepadanya dengan total lebih dari £ 85.000. Itu akibat perilaku yang sangat mengganggu dan menyebabkan penerbangan harus dialihkan dan RAF harus mengawal pesawat," kata kata Steve Heapy, CEO Jet2 dalam sebuah pernyataan.

"Perilaku Haines adalah salah satu kasus paling serius dari perilaku penumpang yang mengganggu yang kita alami. Dia sekarang harus menghadapi konsekuensi dari tindakannya dan kami penuh semangat mengejar untuk memulihkan biaya yang kami keluarkan sebagai akibat dari pengalihan ini, seperti yang kami lakukan dengan semua penumpang yang mengganggu," jelas dia.

"Sebagai maskapai yang ramah keluarga, kami tidak mentolerir perilaku yang mengganggu. Insiden serius ini memiliki konsekuensi yang sangat serius pula, juga memberi peringatan keras pada orang lain gar tak melakukan hal serupa," imbuh dia.

Simak Video "National Gallery, Museum yang Wajib Dikunjungi Saat di London"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA