Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 22 Jul 2019 12:47 WIB

TRAVEL NEWS

Banyak Akses yang Bisa Antarkan Kamu ke Banyuwangi Ethno Carnival

Akfa Nasrulhak
detikTravel
Foto: Ardian Fanani
Foto: Ardian Fanani
Jakarta - Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2019 akan digelar pada akhir pekan ini. Traveler yang berencana datang ke acara tersebut jangan lupa melakukan persiapan agar terencana dengan baik. Berikut panduannya berdasarkan akses, amenitas dan atraksi (3A).

Menurut Staf Khusus Menpar Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono, kabupaten berjuluk The Sunrise of Java memiliki unsur 3A yang sangat lengkap. Hal ini, membuat Banyuwangi menjelma menjadi salah satu destinasi top di Indonesia.

"Dalam beberapa tahun belakangan, pariwisata Banyuwangi melesat sangat cepat. Mereka mampu mencuri perhatian wisatawan mancanegara dan nusantara. Mengapa bisa begitu? Jawabannya karena Banyuwangi membenahi 3A dengan sangat serius," papar Don dalam keterangan tertulis, Senin (22/7/2019).

Tahun ini, Banyuwangi memiliki 99 event. Ini artinya, hampir setiap pekan ada event di Banyuwangi dan hampir semua event yang digelar memiliki kualitas. Karena kualitas dan daya tariknya, BEC bahkan masuk dalam Top 10 Wonderful Event. Selain BEC, Banyuwangi juga memiliki Tour de Banyuwangi Ijen, Gandrung Sewu, dan banyak event berkelas lainnya. Belum lagi api biru Gunung Ijen yang sangat keren.


Sementara Kabid Pemasaran Area I Kemenpar Wawan Gunawan, mengatakan bukan hanya atraksinya yang oke. Banyuwangi juga memiliki amenitas layaknya kota-kota besar. Hotel-hotel mewah tersebar.

"Untuk amenitas, Banyuwangi sangat lengkap. Memiliki banyak piihan. Kalau mau yang berkelas bisa datang ke seperti Illira Hotel, Dialoog, Aston, El Royale, hingga Ijen Resort and Villa. Kisaran harganya mulai Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta per kamar," papar Wawan.

Namun jika ingin yang lebih ramah kantong, ada banyak guest house atau homestay di Banyuwangi. Dengan kisaran harga Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu per malam. "Kondisi ini yang membuat Banyuwangi ramah buat siapa saja yang datang," paparnya.

Lalu bagaimana akses menuju Banyuwangi? Menurut Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty mengatakan, Banyuwangi termasuk destinasi dengan akses terlengkap.

"Mengapa terlengkap, karena Banyuwangi bisa diakses lewat darat, laut, dan udara plus kereta api. Ini juga yang menguntungkan Banyuwangi. Karena, wisatawan mempunyai banyak pilihan moda transportasi," paparnya.

Lewat udara, Bandara Banyuwangi memiliki penerbangan langsung ke beberapa daerah seperti Jakarta dan Surabaya. Bahkan, bandara ini memiliki direct flight international ke Kuala Lumpur, Malaysia. Maskapai yang melayani direct flight di Banyuwangi adalah Citilink, Garuda, dan Wings.


Dengan kereta, Banyuwangi bisa dicapai dengan beberapa alternatif. Dari Jakarta bisa ke Surabaya terlebih dahulu. Bisa dari Gambir atau Pasar Senen. Dari Surabaya, dilanjutkan ke Stasiun Banyuwangi Baru. Buat yang ingin membawa kendaraan pribadi, Banyuwangi juga terhubung dengan tol Trans Jawa.

Sementara lewat laut, pilihan utaranya adalah Pelabuhan Ketapang. Pelabuhan ini menjadi favorit lantaran terhubung dengan Pelabuhan Gilimanuk di Bali.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, menegaskan pentingnya 3A buat sebuah destinasi. Bahkan ia menyebut 3A sebagai faktor utama.

"Atraksi, akses, dan amenitas adalah faktor utama. Tiga hal ini sangat diperhatikan wisatawan. Karena memudahkan mereka dalam traveling. Banyuwangi sukses menjadi destinasi top di Indonesia karena membenahi 3A. Daerah lain juga bisa seperti Banyuwangi jika membenahi 3A," katanya.

Simak Video "Menteri Pariwisata Terpukau Buka Banyuwangi Ethno Carnival"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA