Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 03 Agu 2019 14:20 WIB

TRAVEL NEWS

Minat Wisata Ke Sukabumi Tak Terpengaruh Gempa Banten

Syahdan Alamsyah
detikTravel
Foto: dok Istimewa
Foto: dok Istimewa
Sukabumi - Pasca gempa magnitudo 6,9 di Banten semalam, tidak mempengaruhi para wisatawan liburan di Sukabumi. Mereka tetap berwisata seperti biasanya.

Pasca gempa magnitudo 6,9 yang berpusat di Sumur, Banten tingkat kunjungan wisatawan ke sejumlah lokasi wisata di Kabupaten Sukabumi juga masih normal. Hal yang sama juga terjadi pada hunian hotel, peristiwa malam tadi tidak mempengaruhi pengunjung untuk bermalam di Sukabumi.

Hal ini diungkap Darmawel Chaniago, General Manager Grand Inna Samudra Beach Hotel (GISBH) mengaku sejumlah tamu tidak melakukan cancel booking pasca kejadian gempa Jumat (2/8/2019) malam tadi.

"Hari ini ada bokingan 45 kamar sampai saat ini belum ada pembatalan, artinya minat dan kepercayaan pengunjung untuk tetap berwisata dan bermalam di Sukabumi khususnya di Palabuhanratu masih tinggi," kata pria yang akrab disapa Mawel tersebut kepada detikcom, Sabtu (3/8/2019).

Lokasi hotel berbintang empat tersebut memang berhadapan langsung dengan pantai di teluk Palabuhanratu. Manajemen GISBH sendiri sudah menerapkan program tanggap bencana kepada para karyawannya.

"Intinya kami ingin para wisatawan yang menginap merasa aman, ketika terjadi bencana seperti malam tadi semua karyawan langsung memberikan petunjuk dimana titik kumpul evakuasi," lanjutnya.

Hal senada diungkap Dadang Hendar, pembina Komunitas Pegiat Pariwisata (Kompepar) ini mengaku belum menerima laporan adanya kerusakan di lokasi wisata khususnya di wilayah yang kini masuk ke dalam Unesco Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

"Belum saya terima informasi adanya kerusakan di lokasi atau spot-spot wisata. Untuk hunian hotel sendiri memang ada beberapa tamu sempat cancel boking namun setelah status dicabut mereka kembali mengkonfirmasi untuk membatalkan cancel dan tetap memilih untuk menginap," ungkap Dadang.

BACA JUGA: Wisata Pangandaran Tak Terpengaruh Gempa Banten

Dadang juga memastikan sejauh ini setiap lokasi wisata dan hotel mempunyai titik evakuasi. "Masih aman dikunjungi, namun kewaspadaan juga tetap harus dijaga, saya rasa itu. Keterlibatan BPBD dalam meningkatkan kualitas tanggap bencana kepada insan pegiat pariwisata juga terus ditingkatkan," tandasnya.

Simak Video "Warga Palabuhanratu Berhamburan Keluar Rumah Usai Gempa M 7,4"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA