Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 14 Agu 2019 13:20 WIB

TRAVEL NEWS

Bikin Hotel Kebanjiran, Pelajar Ini Dituntut Rp 9,7 Miliar

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Ilustrasi hotel (Thinkstock)
Ilustrasi hotel (Thinkstock)
Dumfries - Seorang pelajar di Amerika Serikat tak sengaja mengaktifkan alarm kebakaran, akibatnya hotel itu kebanjiran. Dia pun dituntut ganti rugi Rp 9,7 M.

Seorang pelajar di Virginia, Amerika Serikat terpaksa berurusan dengan pihak berwajib setelah membuat kesalahan bodoh saat menginap di Hotel Holiday Inn Dumfries. Dia tak sengaja mengaktifkan pemadam kebakaran otomatis dan membuat hotel tersebut kebanjiran.

Dihimpun detikcom dari beberapa sumber Rabu (14/8/2019), gara-garanya si pelajar yang tidak disebutkan identitasnya ini, menggantung baju seragamnya pada sprinker (alat penyemprot air otomatis -red) di dalam kamar yang diinapinya.

Dia menggantung seragam itu biar tidak kusut saat akan dipakai keesokan harinya. Dia juga menggantung seragam itu agar lebih mudah untuk memasang pita dan badge. Pelajar ini memang sedang dalam trip sekolah untuk sebuah lomba.

Nah, ketika si pelajar melepas gantungan baju di sprinkler itu, tiba-tiba sistem pemadam kebakaran hotel aktif. Sprinkler otomatis di hotel pun langsung menyemprotkan air, meski saat itu tidak ada kebakaran yang terjadi.

BACA JUGA: Kisah Turis BAB dan Pipis Sembarangan, Ada yang di Kabin Pesawat

Akibatnya, tak kurang 10 kamar tidur di hotel itu mengalami kerusakan. Begitu pun dengan area dapur hingga restoran. Butuh waktu 45 menit sampai alat penyemprot air di hotel tersebut mati.

Kerugian pihak Hotel Holiday Inn Dumfries akibat insiden ini pun ditaksir ribuan dollar. Pihak hotel pun menuntut ganti rugi kepada pihak keluarga si pelaku dan juga ke pihak sekolah karena insiden itu terjadi saat trip sekolah.

Nilai tuntutannya pun tak tanggung-tanggung, mencapai US$ 690 ribu. Jika dirupiahkan, ganti rugi yang dituntut pihak hotel mencapai Rp 9,7 Miliar.

Sementara itu, pihak orang tua si pelajar mengklaim bahwa anaknya tidak bersalah, karena dia tidak tahu bahwa tindakannya bisa memicu aktifnya sistem pemadam kebakaran hotel. Di dalam kamar hotel juga tidak ada tanda larangan untuk menggantung baju di bagian kepala sprinkler.

Pemadam kebakaran setempat pun mengeluarkan peringatan keras agar tidak main-main dengan sistem pemadam kebakaran otomatis, baik yang ada di hotel atau pun bangunan lainnya. Sebisa mungkin jangan menyentuh kepala sprinkler, apalagi menggantung baju di situ.

Simak Video "Wow! Ada Crepes Sepanjang 1 Meter di Amerika "
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED