Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 14 Agu 2019 13:50 WIB

TRAVEL NEWS

Puncak Kemarau, Lahan di Geopark Tambora Terbakar

Harianto Nukman
detikTravel
Kebakaran hutan di Geopark Tambora (dok: Kodim Bima/istimewa)
Kebakaran hutan di Geopark Tambora (dok: Kodim Bima/istimewa)
Mataram - Kondisi iklim di hampir semua daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang memasuki fase puncak musim kemarau. Lahan Geopark Tambora sampai terbakar.

BMKG mengingatkan dampak kekeringan ekstrem berpotensi terjadinya kekurangan air bersih dan kebakaran lahan di kawasan hutan.

"Wilayah NTB saat ini sedang memasuki periode puncak musim kemarau. Waspada terhadap dampaknya," kata Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat, Restu Patria Megantara, Rabu (14/8/2019).

Peluang hujan lebih dari 20 milimeter per dasarian II di bulan Agustus ini hanya 10% atau bisa dikatakan peluang terjadi hujan di seluruh wilayah NTB selama 10 hari ke depan sangat kecil.

BMKG memberikan peringatan dini terhadap potensi kekeringan di wilayah kabupaten berdasarkan prakiraan hari tanpa hujan (HTH) lebih dari 60 hari, seperti di beberapa wilayah di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Tengah, dan Lombok Timur. Sumbawa Barat dan Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima serta di Kota Bima.

(dok: Kodim Bima/istimewa)(dok: Kodim Bima/istimewa)
Dampak dari kekeringan ekstrem itu contohnya terjadi di Desa Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Selasa (13/8) kemarin. Anggota Posramil dibantu tiga unit mobil pemadam kebakaran bergerak cepat membantu pemadaman kebakaran hutan di lahan yang diketahui berada dalam kawasan Geopark Tambora tersebut.

"Alhamdulillah, api awalnya sudah bisa dipadamkan, namun tidak lama kemudian muncul lagi sehingga Damkar mengerahkan mobil pemadam kebakaran tambahan untuk mengatasinya," ungkap Dandim 1608 Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra.

BACA JUGA: Kisah Pendaki Pertama yang Taklukkan Puncak Gunung Tambora

Tidak ada laporan korban jiwa akibat peristiwa itu dan belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran lahan.

Kendati demikian, warga yang tinggal di daerah yang terdampak kekeringan diimbau agar berhati-hati membuang puntung rokok atau menyalakan api yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan.

Mengingat pada saat sekarang ini hampir di seluruh daerah yang ada di NTB sudah memasuki fase puncak musim kemarau dan sebagian wilayah dalanda kekeringan.

(dok: Kodim Bima/istimewa)(dok: Kodim Bima/istimewa)


Simak Video "Taman Nasional di India Kebanjiran, 17 Ekor Badak Cula Satu Mati"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA