Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 28 Agu 2019 12:51 WIB

TRAVEL NEWS

United Airlines Tangguhkan Penerbangan ke Hong Kong, Imbas Demo?

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Ilustrasi pesawat United Airlines (ABC Australia)
Ilustrasi pesawat United Airlines (ABC Australia)
Hong Kong - Maskapai AS, United Airlines menghentikan sementara penerbangan antara Chicago dan Hong Kong. Diduga ini imbas dari demo berkepanjangan di sana.

United Airlines menangguhkan layanan harian dari Bandara Internasional Chicago O'Hare ke Hong Kong mulai bulan depan. Seperti dilansir CNN, Rabu (28/8/2019), maskapai membenarkan hal itu pada Sabtu lalu.

"Layanan antara Amerika Serikat dan Hong Kong tetap menjadi bagian penting dari jaringan kami. Tapi, untuk sementara kami telah memutuskan untuk menangguhkan layanan antara ORD (Chicago) dan HKG setelah penerbangan kembali dari HKG pada 9 September 2019," kata maskapai ini dalam sebuah pernyataan.

United Airlines tidak menyebut adanya aksi unjuk rasa yang sedang berlangsung di Hong Kong sebagai alasannya. Sebaliknya, maskapai mengatakan bahwa permintaan yang rendah menyebabkan hal di atas.

"Itu karena berkurangnya permintaan untuk bepergian dari Chicago. Meskipun ada penangguhan, United Airlines tetap menjadi maskapai penerbangan terbesar dari AS ke HKG," tambah perusahaan itu.

Hong Kong telah menghadapi demonstrasi besar-besaran selama hampir tiga bulan. Protes dipicu oleh RUU yang akan memungkinkan buron diekstradisi ke China meski telah ditunda pembahasannya.

Mayoritas pemrotes telah berunjuk rasa dengan damai, tetapi ada kelompok-kelompok demonstran yang menutup bandara selama dua hari di bulan ini. United Airlines juga berencana untuk menunda penerbangan antara Bandara Internasional Guam (GUM) dan Hong Kong mulai 14 Oktober.

Pada saat yang sama, United Airlines mengkonfirmasi bahwa mereka akan menambah penerbangan kedua antara San Francisco dan Hong Kong pada musim gugur ini untuk melengkapi layanan yang ada. "Kami menantikan penambahan mendatang kami," tambah perusahaan itu.

Simak Video "Jurnalis Indonesia Kena Peluru Karet Saat Liput Demo Hong Kong"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA