Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 20 Sep 2019 13:10 WIB

TRAVEL NEWS

China Buka Bandara Bintang Laut Raksasa

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
1

Target layanan

Halaman 2 dari 3

(CNN)

Target operasional Bandara Daxing awalnya akan bisa menampung 72 juta penumpang dan 2 juta ton kargo setiap tahun pada tahun 2025. Master plannya sendiri amat ambisius, yakni pembangunan total tujuh landasan pacu dengan daya tampung 100 juta penumpang dan 4 juta ton kargo.

Konstruksi untuk proyeknya sendiri senilai USD 11,5 miliar dimulai pada 2014 dengan pekerja lebih dari 40.000 orang. Terminal ini amat kental akan sentuhan tangan Hadid dengan cahaya yang menyinari lebih dari 8.000 jendela di atapnya.

Dijuluki 'bandara bintang laut' oleh media China karena bentuknya yang memiliki lima ruas jari yang terhubung ke aula utama. Bentuk Bandara Daxing yang sedemikian rupa bertujuan untuk mengurangi jalan kaki bagi para penumpang.

Mengurangi keluhan yang biasanya menyasar bandara besar, otoritas bandara menjanjikan jarak jalan kaki tidak lebih dari 600 meter atau sekitar delapan menit berjalan kaki antara pos pemeriksaan keamanan dan gerbang. Kekhawatiran lainnya adalah lokasi Daxing. Letak Bandara Daxing ada di ujung selatan Beijing, kota yang terkenal macet. Bandara baru ini sekitar 50 kilometer dari Lapangan Tiananmen yang berada di pusat kota atau akan lebih jauh dari distrik bisnis utama di timur dan utara.

Untuk mengatasi kekhawatiran di atas, para pejabat mengatakan pembangunannya lebih dari sekedar bandara. Itulah pusat transportasi terintegrasi yang memiliki kereta berkecepatan tinggi, layanan antar kota dan kereta ekspres ke pusat kota yang semua ada tepat di bawah terminal.

Kereta ekspres bandara dapat melaju dengan kecepatan tertinggi, yakni 160 kilometer per jam. Kereta itu akan membawa penumpang tiba ke kota dalam waktu kurang dari 20 menit.

Otoritas terkait menjamin pula tidak adanya campur tangan militer yang malah akan memperlambat gerak pesawat di Bandara Daxing. Itu dikarenakan landasan pacu multi arah yang dapat meningkatkan efisiensi penerbangan dan menghilangkan jalan memutar yang menghindari zona larangan terbang.

(Halaman selanjutnya: Boyongan ke Bandara Bintang Laut?)

(msl/krs)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA