Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 25 Sep 2019 07:25 WIB

TRAVEL NEWS

90 Detik Penuh Horor, Saat Pesawat Terjun Bebas 30.000 Kaki

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Foto: (twitter)
Foto: (twitter)
Jakarta - Sekadar saran di awal, jangan lanjutkan membaca jika Anda gampang trauma. Ini kisah sebuah pesawat yang mendadak sempat terjun bebas hampir 30.000 kaki, memunculkan 90 detik penuh horor.

Dilansir CNN, Selasa (24/9/2019), penumpang dalam penerbangan Delta Air Lines yang mengalaminya pada minggu lalu. Mereka ketakutan ketika pesawat mendadak kehilangan ketinggian dari 39.000 kaki ke 10.000 kaki. Artinya, pesawat itu terjun bebas nyaris 9.144 meter (9,1 km) secara drastis.

Kata maskapai itu dalam sebuah pernyataan, pesawat ini mengalami gangguan tekanan kabin selama perjalanan. Penerbangan itu tinggal landas dari Atlanta menuju ke Fort Lauderdale tetapi kemudian dialihkan ke Tampa.




Delta mengatakan bahwa pilot mengeluarkan masker oksigen untuk para penumpang. Ia mengakui bahwa ada penurunan pesawat dengan cepat namun situasi masih terkontrol. Pesawat itu pada akhirnya mendarat dengan selamat di Tampa.

"Masker udara, masker oksigen jatuh dari bagian atas pesawat. Kekacauan terjadi di antara para penumpang," kata salah satu penumpang, Harris Dewoskin.

Salah satu pramugari berulang kali mengatakan kepada penumpang melalui pengeras suara agar tidak panik. Tapi itu tidak membuahkan hasil.




"Jelas ini adalah momen yang menegangkan dan banyak orang yang sulit bernapas hingga bernapas sangat keras," kata Dewoskin.

Seorang penumpang begitu takut sehingga dan dia mulai memeluk putranya. Ia memberitahu bahwa dia sangat menyayanginya.

"Kejadian itu selama 60 hingga 90 detik yang menakutkan di mana kami tidak benar-benar tahu apa yang sedang terjadi. Pada ketinggian 15.000 kaki di udara, itu adalah saat yang menakutkan," kata Dewoskin.




Simak Video "Pesawat Pengebom Era Perang Dunia II Jatuh, 7 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA