Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 25 Sep 2019 22:35 WIB

TRAVEL NEWS

Mulai Revitalisasi, Kalimalang Bekasi Akan seperti di Korea?

Mukhlis Dinillah
detikTravel
Foto: DOK.Humas Pemprov Jabar
Foto: DOK.Humas Pemprov Jabar
Bekasi - Ridwan Kamil menepati janjinya untuk mempercantik Kalimalang, Kota Bekasi. Hal tersebut ditandai dengan dimulainya revitalisasi Kalimalang tahap I tahun 2019.

Groundbreaking penataan Kalimalang ini dilakukan langsung Ridwan Kamil bersama Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi pada Rabu (25/9/2019). Dalam waktu dekat, warga Bekasi dipastikan memiliki ikon ruang terbuka hijau, rekreasi, hingga edukasi baru di kotanya.

Desain wajah baru Kalimalang memiliki empat zona (Zona 1, 2, 3, dan 4) yang terbagi ke dalam area utara seluas 5.290 meter persegi dan area selatan 13.900 meter persegi, dengan total luas area 19.190 meter persegi.
Akhirnya Revitalisasi Kalimalang DimulaiFoto: DOK.Humas Pemprov Jabar

Arsitek perencanaan penataan Kalimalang, Sibrani Sofian mengatakan untuk tahap akan dilakukan pekerjaan proyek sempadan di area utara yang berada di Jalan M. Hasibuan. Pihaknya menciptakan zona selebrasi dengan memperhatikan aspek keselamatan.

"Aspek keselamatan, kelancaran aliran (air), dan operasional perawatan saluran tetap diperhatikan sambil diterapkannya usulan ruang sosial, ruang aktifitas, dan ruang hijau di sekeliling badan air," ujar Sibarani dalam keterangan tertulisnya.




Lantas, apa hubungannya dengan Korea? Itu karena salah satu studi literatur dalam penataan Kalimalang merujuk pada Cheonggyecheon River di Seoul Korea Selatan. Selain itu ada pula rujukan ke River of Life di Kuala Lumpur Malaysia danTeras Cikapundung di Kota Bandung.

"Dalam zona selebrasi ini, akan memiliki taman ngariung, taman anak anak dan kolam dangkal, taman sejarah, dan jembatan Chandrabaga yang tentunya akan sarat dengan tempat untuk selfie," jelas dia.

Akhirnya Revitalisasi Kalimalang DimulaiFoto: DOK.Humas Pemprov Jabar


Selain penataan di Zona 1, akan dibangun softscape tanaman, monumen, tiang bendera, signage taman, jalan setapak (pedestrian/pathway), hingga plaza kecil sepanjang koridor di Kalimalang. Bagi penyandang disabilitas, juga sudah disiapkan fasilitas untuk ramp sehingga kursi roda (wheelchair) bisa bergerak dengan nyaman.




Kepala Dinas SDA Jabar Linda Al Amin, mengatakan pengembangan wisata air dilakukan guna meningkatkan kepariwisataan Jabar.

"Pengembangan destinasi wisata air ini diharapkan dapat meningkatkan kebanggaan warga Bekasi, karena akan memiliki sempadan saluran sebagai ruang publik di tengah kota yang tertata dan terpelihara dengan baik," kata Linda.
Akhirnya Revitalisasi Kalimalang DimulaiFoto: DOK.Humas Pemprov Jabar

Revitalisasi dan penataan sempadan saluran Kalimalang akan dilakukan pada 2019 dan 2020. Pada 2019, penataan akan fokus pada pembangunan di bagian luar badan air yang meliputi Taman Seni, dan Taman Timur dan Promenade Sejarah.

Sedangkan pada 2020, bakal dibangun zona bermain anak, kolam dangkal anak, ruang ngariung, taman flora musiman, tanggul penahan tanah, jalan inspeksi, taman lampu, dan jembatan penyeberangan.

"Untuk pembiayaan telah dianggarkan dalam APBD 2019 sebesar Rp 4,6 Miliar untuk penataan sempadan sisi utara Saluran Kalimalang dan RAPBD 2020 sebesar Rp 26 Miliar untuk penataan sempadan sisi selatan Saluran Kalimalang," kata Linda.

Akhirnya Revitalisasi Kalimalang DimulaiFoto: DOK.Humas Pemprov Jabar


Simak Video "Kalimalang Sepi Pemudik, Jasa Tukar Uang Menjamur"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA