Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 13 Nov 2019 09:40 WIB

TRAVEL NEWS

King Kobra Amat Mematikan, Kok Masih Banyak yang Pelihara?

Syanti Mustika
detikTravel
Foto: AFP
Foto: AFP
Jakarta - Kenapa orang-orang masih saja memelihara King Kobra yang sangat berbisa? Mungkin salah satu alasannya adalah karena ular berbisa ini sangat mudah didapatkan.

Kisah tragis baru saja terjadi setelah seorang remaja tewas digigit king kobra peliharaannya. Sudah jelas ular itu berbisa dan berbahaya, kenapa orang awam masih memelihara ular berbisa ini?




detikcom pun mencoba bertanya kepada reptiler yang terkenal dengan nama Panji Petualang. Dia menjelaskan bahwa untuk mendapatkan King Kobra di Indonesia ini sangatlah mudah.

"Mirisnya King Kobra bisa didapatkan secara online. Ada orang-orang yang memang sengaja menjual King Kobra kepada orang awam dan bukan kepada profesional atau reptiler. Hingga mereka bisa memelihara kobra secara bebas dan aman tanpa ada aturan atau batasan untuk melihara ular," jelas Panji saat dihubungi detikcom, Selasa (12/11/2019).

Panji juga mengatakan selain reptiler (profesional), memang banyak orang-orang yang sekedar hobi saja untuk memelihara ular. Mereka pun terbagi ke dalam dua kelompok besar.




"Banyak yang hobi memelihara ular King Kobra ini dan mereka ada dua kategori. Yang pertama keeper, yang hanya menyimpan ular dan menjadikannya display atau pajangan saja. Kedua ada namanya handler, yang tipe ini yang suka pegang-pegang, yang tidak banyak punya ilmu hingga terjadi kecelakaan seperti ini," ungkap Panji.

Menyikapi bebasnya memelihara ular berbisa di Indonesia Panji punya harapan. untuk mencegah kasus gigitan ular berbisa yang ternyata peliharaan ini, harus ada upaya perlindungan terhadap ular.

"Harapan saya, status perlindungan King Kobra perlu ditingkatkan. Jadi yang awalnya dia adalah hewan yang tidak dilindungi menjadi hewan yang dilindungi. Hingga tidak sembarangan orang bisa memelihara. Jika tidak dinaikkan statusnya, kejadian seperti yang dialami remaja di Depok ini akan terus berulang," tutupnya.






Simak Video "Puluhan Siswa di Depok Terjangkit Hepatitis A, Menkes Bergerak"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA