Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 27 Nov 2019 06:45 WIB

TRAVEL NEWS

Negara Paling Aman & Paling Berbahaya untuk Dikunjungi di 2020

Putu Intan Raka
detikTravel
Norwegia negara yang paling aman (iStock)
Jakarta - detikers punya rencana melancong ke luar negeri tahun depan? Jika ya, kamu perlu tahu negara-negara yang paling aman dan paling berbahaya untuk dikunjungi.

Dilansir dari CNN, Rabu (27/11/2019), lembaga International SOS baru saja merilis laporan Travel Risk Map yang memetakan sebaran negara paling aman sampai paling berbahaya untuk dikunjungi. Penilaian ini dilakukan berdasarkan risiko keamanan dan kesehatan, di mana di dalamnya juga termasuk infeksi penyakit dan kekerasan politik di negara tersebut.

Negara-negaranya kemudian dikelompokkan menjadi 5 kategori risiko keamanan yaitu tidak berisiko, rendah, sedang, tinggi, dan ekstrim.

Nah, dari temuan tersebut, negara-negara paling aman dikunjungi adalah Denmark, Finlandia, Greenland, Islandia, Norwegia, Slovenia, Luxemburg, dan Swiss.

Negara Paling Aman & Paling Berbahaya untuk Dikunjungi di 2020Norwegia yang indah dan aman untuk dikunjungi (iStock)


Sementara itu, negara paling berbahaya untuk dikunjungi adalah Afghanistan, Afrika Tengah, Somalia, dan Suriah.

Untuk negara yang punya risiko rendah bila dikunjungi adalah Inggris, Kanada, Australia, China, dan beberapa negara Eropa.

Akan tetapi ada pula negara yang berada dalam kategori campuran yaitu Meksiko dan Kolombia dimana beberapa daerah di sana termasuk punya risiko menengah dan yang lainnya berisiko tinggi.


Kendati laporan ini sudah dirilis, juru bicara International SOS menyarankan agar wisatawan tetap mempersiapkan diri dengan baik sebelum pergi ke negara tersebut.

"Jelas itu (Travel Risk Map) mencerminkan risiko lokasi secara keseluruhan, tetapi kami menyarankan agar wisatawan melakukan sebanyak mungkin riset mengenai negara tujuan mereka," katanya.



Simak Video "Detik-detik Petugas Selamatkan Anjing dari Longsor di Norwegia"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA