Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 02 Jan 2020 06:15 WIB

TRAVEL NEWS

Kisah Sedih Kota yang Lebih Banyak Kucingnya ketimbang Manusia

Afif Farhan
detikTravel
Foto: (BBC)
Kafr Nabl - Tahukah kamu, ada kota di Timur Tengah yang penduduknya lebih banyak kucing dibandingkan manusia. Tapi ada kisah sedih di baliknya.

Kota itu bernama Kafr Nabl, yang berada di Suriah. Dilansir detikcom dari BBC, kota ini sejatinya adalah tempat tinggal bagi 40 ribu orang. Tapi kini, hanya 100-an orang saja yang tersisa.

Sebabnya, Kota Kafr Nabl sudah berbulan-bulan dibom oleh pasukan ISIS. Penduduknya banyak yang meninggal dunia.



Kisah Sedih di Kota yang Lebih Banyak Kucing Dibanding Manusia(Getty Images/BBC)

Penduduk di Kafr Nabl hidup dalam ketakutan. Mereka sering kali berlindung cepat, ketika mendengar kendaraan lewat atau pesawat yang melintas. Tak terkecuali salah seorang laki-laki asli sana, Salah Jaar.

Salah tidak sendirian. Di dekatnya, ada sekitar belasan kucing. Salah mengelus kucing itu dan si kucing terlihat nyaman di pangkuannya.

"Sangat menghibur ketika bersama kucing-kucing ini. Mereka membuat pemboman, pembongkaran, dan penderitaan jauh lebih tidak menakutkan," lirih Salah.

Kisah Sedih di Kota yang Lebih Banyak Kucing Dibanding ManusiaFoto: (BBC)

Di jalanan kotanya, selain pemandangan bangunan yang hancur, juga terlihat banyak kucing yang berkeliaran. Ya, kota ini sudah lebih banyak kucingnya dibanding manusianya.

"Beberapa dari kami juga ada yang pergi meninggalkan kota untuk menyelamatkan diri. Sekarang, hanya tersisa kucing-kucing saja," kata Salah menjelaskan.

Menurut Salah, kucing-kucing pun ikut pada orang-orang yang bersembunyi. Masyarakat Kota Kafr Nabl, menerima hewan-hewan itu dengan senang hati.

"Kucing membutuhkan seseorang untuk merawat mereka. Jadi, mereka mengikuti kami dan satu rumah kini mempunyai 15 kucing bahkan lebih," ujarnya.

Kisah Sedih di Kota yang Lebih Banyak Kucing Dibanding ManusiaFoto: (BBC)



Salah mengaku bahagia tinggal bersama kucing-kucing di rumahnya. Ketika dirinya bersedih, dia akan bermain dengan kucing-kucing yang banyak jumlahnya.

"Setiap kali saya makan, saya akan makan bersama mereka. Entah itu sayuran, mie atau bahkan roti kering. Dalam situasi seperti ini, kita merasa adalah mahluk yang lemah dan harus saling membantu sesama. Termasuk kepada kucing-kucing di sini," paparnya.

Hingga kini, Suriah masih berkecamuk. Salah tidak hanya takut akan kehilangan nyawa atau keluarganya yang bisa jadi korban perang. Dia pun memikirkan, bagaimana nasib kucing-kucing di kotanya.

"Kami telah berbagi saat-saat indah, kegembiraan, ketakutan, dan rasa sakit. Kucing adalah bagian dari hidup kami," pungkasnya.

Kisah Sedih di Kota yang Lebih Banyak Kucing Dibanding ManusiaFoto: (BBC)




Simak Video "Dramatis! Evakuasi Anak Kucing yang Terjebak di Gorong-gorong"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA