Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 21 Jan 2020 09:16 WIB

TRAVEL NEWS

Cerita Haru di Shinkansen

Syanti Mustika
detikTravel
Ilustrasi Shinkansen (CNN)
Tokyo - Sebuah cerita tentang kejadian di Shinkansen, kereta cepat di Negeri Sakura, menarik perhatian. Postingan itu menceritakan tingkah laku penumpang dan petugas. Mengharukan!

Netizen Jepang tersentuh dengan sikap seorang pramugari kereta Shinkansen di Jepang. Dirangkum detikcom, akun Twitter bernama @asita_harehare membagikan sebuah cerita saat dia naik Shinkansen. Adapun tanggal postingannya yaitu 7 Januari 2020.


Dalam cuitannya, yang lantas jadi viral, dia menceritakan bahwa di dalam kereta ada seorang pria memanggil pramugari karena dia terganggu dengan tangisan bayi. Peristiwa ini gerjadi di bangku kelas bisnis.

"Saya tidak bisa tidur dengan suara berisik bayi yang terus menangis! Lakukan sesuatu dengan mereka!" teriak lelaki itu kepada pramugari.


Adapun bayi yang dimaksudnya adalah seorang ibu dan anak yang duduk di samping laki-laki ini. Beberapa saat kemudian, pramugari pun menghampiri si ibu dan mengajaknya ke gerbong Green Car (first class-nya Shinkansen).

"Ada kursi kosong di Green Car. Silahkan duduk di sana dan bersantai," ungkap pramugari yang kemudian membawa si ibu dan bayinya ke gerbong yang dimaksud.


Green Car merupakan bangku first class dan orang Jepang bilang itu adalah bangku terbagus untuk menghabiskan perjalanan dengan kereta cepat. Si ibu beruntung dia mendapatkan upgrade tiket tanpa keluar biaya sepersen pun.

Postingan Twitter ini pun viral di kalangan netizen Jepang. Banyak netizen yang memuji dengan sikap pramugari yang cepat tanggap. Mereka juga mengutuk kelakuan laki-laki yang marah karena mendengarkan bayi menangis.

Terakhir dilihat detikcom, postingan ini telah di retweet hingga 46.884 kali dan disukai oleh 238.883 akun. Juga postingan ini memiliki komentar sebanyak 1.700 lebih.




Simak Video "Geger Virus Corona, Olimpiade Tokyo 2020 Batal?"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA