Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 08 Feb 2020 06:33 WIB

TRAVEL NEWS

Turis 'Ena-ena' di Pantai, Diangkut Polisi Tapi Lanjut Lagi

Bonauli
detikTravel
boracay
Pantai Boracay (AFP)
Boracay -

Pantai Boracay memang terkenal sebagai tempat pesta terbaik Filipina. Mabuk, dua turis ini bercinta di depan banyak orang sampai ditangkap polisi.

Pulau Boracay di Filipina sungguhlah indah. Pulau ini dulu terkenal sebagai destinasi pesta terbaik di Filipina. Tapi bukan berarti pulau ini tak punya aturan.

Dihimpun detikcom dari media Daily Mail, Sabtu (8/2/2020) sepasang turis liburan di Boracay. Turis pria berasal dari Australia dan sang wanita dari Inggris.

Jasmine Nelly dan Anthony Carrio berada di pantai saat siang hari. Mereka mabuk berat sampai tak sadar bersetubuh di depan banyak orang. Para pengunjung pantai kaget bukan main.



Melihat aksi mereka, pengunjung pantai melapor ke kepolisian setempat. Saat polisi tiba, pasangan ini masih asyik 'ena-ena'. Hardikan polisi tak mereka gubris. Mereka tak masalah jadi tontonan 'panas' meski ada anak-anak yang bermain di pantai.

"Mereka sangat mabuk sampai tidak peduli keadaan sekitar dan tetap melanjutkan kegiatan mesum," ujar Kopral Polisi Joel Banga-ora.

Mereka berdua sudah telanjang. Bagian tubuh Jasmine dan Anthonny jadi tontonan. Polisi geram, akhirnya dua pemuda ini dipisahkan dengan paksa dan diangkut dengan mobil.

Tapi hasrat rasanya masih belum selesai. Setelah diborgol, dua insan ini lanjut bercinta di atas mobil! Polisi setempat sampai kehabisan akal.

Mereka ditahan di Kantor Polisi Kota Malay. Sang pria bahkan sempat mencoba melarikan diri sebelum ditangkap. Setelah mereka sadar, dua turis ini di diberikan sanksi senilai Rp 1,5 juta per orang untuk skandal yang terjadi. Kemudian sang pria harus menambah sanksi pelanggaran instruksi petugas senilai Rp 700 ribuan.



Setelah membayar denda dua turis ini dilepaskan di hari yang sama. Mereka diminta untuk hadir di persidangan yang telah dijadwalkan pada Februari ini.

Kalau mereka tidak datang, nama dua turis ini akan dilarang untuk masuk ke Filipina. Namun kenyataannya, dua turis ini sudah melanjutkan perjalanan ke Kota Cebu.



Simak Video "Duterte: Pelanggar Lockdown Filipina Akan Ditembak Mati"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA