Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 25 Mar 2020 05:05 WIB

TRAVEL NEWS

Sulit Refund atau Reschedule di Traveloka? Ini Penjelasannya

Putu Intan Raka Cinti
detikTravel
Traveloka
Foto: Fadhly F Rachman
Jakarta -

Traveler mengeluhkan sulit untuk refund atau reschedule pada periode wabah Corona. Traveloka memberikan penjelasan.

Selama terjadi wabah Corona, banyak traveler yang harus membatalkan atau mengubah jadwal liburannya. Salah satu penyedia layanan perjalanan dan gaya hidup berbasis digital, Traveloka, juga menerima peningkatan jumlah permintaan bantuan sebanyak 10 kali lipat dari para pelanggannya selama masa pandemi Corona ini.

Ribuan permintaan bantuan itu diajukan para pelanggan melalui telepon, email, aplikasi, dan media sosial. Mereka tentu membutuhkan kejelasan informasi terkait pembatalan atau perubahan jadwal yang diinginkan. Terkait hal tersebut, Traveloka menjelaskan situasi saat ini.

"Kami ingin menyampaikan permintaan maaf kepada para pengguna atas ketidaknyamanan yang dialami saat melakukan permintaan bantuan kepada Traveloka. Saat ini, kami tengah memperkuat layanan konsumen agar dapat melayani pengguna dengan lebih baik," ujar Chief Marketing Officer Traveloka, Dionisius Nathaniel melalui siaran pers.

Lebih lanjut, Traveloka menjelaskan bahwa permintaan untuk refund atau reschedule yang diajukan pelanggan akan diterima dengan memperhatikan syarat dan ketentuan dari penyedia jasa atau partner Traveloka, seperti maskapai dan hotel. Selain itu, pelanggan juga diminta untuk memastikan kembali ketentuan yang tertera pada e-voucher yang mereka miliki.

Sementara itu, bagi pelanggan yang mengajukan permintaan bantuan dengan situasi atau kondisi khusus, Traveloka akan mengirimkan eskalasi terpisah pada partner terkait, untuk dievaluasi dan dipertimbangkan lebih lanjut secara bersama.

"Dapat kami sampaikan bahwa kami terus berkoordinasi secara intensif dengan seluruh partner mengenai kebijakan terkini untuk situasi COVID-19 namun kami juga meminta kesediaan pengguna untuk mengirimkan informasi tertulis dari pihak maskapai maupun hotel apabila informasi yang diterima berbeda dari yang kami sampaikan," kata Dionisius.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Awas! Ada 53 Kabupaten/Kota Punya Risiko Kenaikan Kasus Corona Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA