Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 05 Apr 2020 22:46 WIB

TRAVEL NEWS

Wisata Ditutup, Relawan Beri Makan Ratusan Monyet Grojogan Sewu

Andika Tarmy
detikTravel
Grojogan Sewu
Relawan yang memberi makan monyet di Grojogan Sewu (Andika Tarmy/detikcom)
Karanganyar -

Taman Wisata Alam Grojogan Sewu di Karanganyar terpaksa ditutup sementara akibat virus corona. Relawan pun sukarela memberi makan monyet di sana.

Taman Wisata Alam Grojogan Sewu, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, ditutup sebagai imbas pandemi virus Corona atau COVID-19. Penutupan ini ternyata berdampak pada nasib ratusan ekor monyet penghuni obyek wisata tersebut.

Camat Tawangmangu, Rusdianto mengungkapkan, terdapat sekitar 150 ekor monyet yang hidup di hutan sekitar obyek wisata Grojogan Sewu. Pada hari biasa, kawanan monyet ini banyak mendapatkan makanan dari pengunjung. Namun sejak obyek wisata ini ditutup 18 Maret lalu, praktis tidak ada lagi pengunjung yang memberi makan kawanan monyet tersebut.

Grojogan SewuGrojogan Sewu (Andika Tarmy/detikcom)

"Ada satu dua ekor (monyet) yang sempat merambah perkampungan. Tapi itu biasa, belum sempat menjarah makanan. Nah, sebagai langkah antisipasi, kami mengumpulkan relawan dan warga untuk mencari solusi untuk kondisi kawanan monyet ini. Karena di dalam sudah tidak ada makanan, agar nanti tidak ngerusuhi (mengganggu) masyarakat," ujar Rusdianto, dihubungi detikcom, Sabtu (4/4/2020).

Rusdianto melanjutkan, pihaknya kemudian mengundang berbagai pihak terkait kondisi kawanan monyet Grojogan Sewu tersebut. Pihaknya meminta kerjasama pedagang buah Pasar Tawangmangu, untuk menyisihkan buah tak layak jual untuk diberikan kepada kawanan monyet Grojogan Sewu.

"Jadi mekanismenya tiap hari kita kumpulkan buah-buah tersebut. Kita sortir kemudian diberikan kepada kawanan monyet ini. Kita rangkul seluruh relawan di Tawangmangu, untuk bisa membantu memberikan makanan kepada kawanan kera tersebut," kata Rusdianto.

Grojogan SewuGrojogan Sewu (Andika Tarmy/detikcom)

Menurut Rusdianto, setiap harinya terkumpul enam hingga delapan kilogram buah-buahan. Oleh relawan, makanan tersebut kemudian diberikan pada kawanan monyet, yang banyak berkumpul di sepanjang pagar dekat pintu masuk obyek wisata. Rusdianto menambahkan, pemberian makanan kepada kawanan monyet ini sudah dilakukan sepekan terakhir.

"Ini kerjasama warga dan relawan. Kita motivasi para pedagang buah, daripada buah yang tidak layak hanya dibuang dan menumpuk di tempat sampah, kita minta untuk sisihkan. Nanti relawan yang akan mengambil. Alhamdulilah dengan cara begini, kawanan monyet ini tidak sampai merambah ke perkampungan," terang Rusdianto.

Dikonfirmasi terpisah, pengelola TWA Grojogan Sewu, Sukirdi, mengapresiasi langkah relawan dan warga tersebut. Namun pihaknya mengaku sudah memberikan jatah makanan harian kepada kawanan monyet penghuni Grojogan Sewu ini.

"Obyek wisata ditutup per tanggal 18 Maret, karena ada surat dari kementerian, (ditutup) sampai batas waktu yang belum ditentukan. Untuk kawanan monyet, setiap hari sebenarnya sudah kami berikan makanan baik itu mentimun ataupun wortel. Tapi kami berterima kasih atas langkah pemerintah bersama relawan memberikan makanan kepada kawanan monyet ini," ujar Sukirdi.



Simak Video "Polres Karanganyar Tebar Ribuan Benih Ikan di Telaga Lokasi Karantina"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA