Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 26 Mei 2020 12:20 WIB

TRAVEL NEWS

Tak Terurus, Sejumlah Kapal Wisata di Labuan Bajo Tenggelam

Dadan Kuswaraharja
detikTravel
Salah satukapal phinisi yang sering digunakan oleh wisatawan untuk berwisata di taman nasional komodo, tenggelam di perairan Labuna Bajo.
Salah satu kapal phinisi yang dipakai wisatawan untuk berwisata ke Pulau Komodo tenggelamFoto: (Antara/Ho)
Manggarai Barat -

Lantaran tidak terurus, sejumlah kapal angkutan wisata rusak dan tenggelam di perairan kawasan Pelabuhan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Seperti dikutip dari Antara, Selasa (26/5/2020) selama masa pandemi COVID-19, kapal-kapal wisata menjadi rusak tidak terurus karena tidak ada wisatawan ke daerah itu.

Idrus, penanggung jawab kapal motor Sarana Inti Pangan 01, dihubungi dari Kupang, Senin, mengatakan, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, sedikitnya ada lima unit kapal wisata yang tenggelam karena tidak terurus.

"Banyak kapal wisata yang rusak dan tenggelam karena memang tak diurus, termasuk kapal wisata yang saya tangani," katanya.

Ia menjelaskan, Kapal Motor (KM) Sarana Inti Pangan 01 merupakan kapal milik salah satu mitra Indofood yang berada di Jakarta, tenggelam di perairan kawasan Pelabuhan Labuan Bajo pada Senin, pukul 08.30 wita, saat dirinya hendak mengecek kapal tersebut. Kapal dengan ukuran 14 gross tonage itu tenggelam di parkiran mooring buoy tanpa anak buah kapal. Idrus menambahkan, sejak dua hari terakhir memang kondisi pompa air di dasar kapal wisata itu bermasalah.

"Ini murni kelalaian petugas kapal yang ditugaskan mengelola kapal itu, sehingga air laut masuk ke dalam kapal wisata itu dan kemudian perlahan-lahan tenggelam," tambah dia.

Akibat kejadian itu ia mengaku menderita rugi puluhan juta rupiah. Apalagi di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini, ia kesulitan mendapatkan permintaan dari wisatawan karena pelancong dilarang berwisata di daerah itu.

Idrus mengaku, bukan hanya kapalnya saja yang tenggelam, beberapa kapal wisata di kawasan wisata Labuan Bajo itu juga tenggelam karena tak terurus akibat tak beroperasi saat pandemi. Kurang lebih, ujar dia, sudah ada lima kapal yang tenggelam, seperti kapal wisata Embong Nai, Surya Indah, Labohem dan satu unit kapal biru milik investor asing yang dikelola oleh warga di daerah itu.

"Kalau tambah dengan kapal saya, sudah lima kapal yang tenggelam," tutur dia.

Idrus menambahkan dirinya dan beberapa karyawannya Senin sore mengangkut kapal itu ke darat untuk diperbaiki.



Simak Video "Semenit Rindu: Labuan Bajo"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA