Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 03 Jun 2020 22:19 WIB

TRAVEL NEWS

12 Penumpang Qatar Airways Kena Virus, Yunani Hentikan Penerbangan Qatar

Dadan Kuswaraharja
detikTravel
Pesawat Qatar Airways
Pesawat Qatar Airways Foto: (dok. Qatar Airways/Facebook)
Jakarta -

Yunani menghentikan sementara penerbangan dari Qatar sampai 15 Juni setelah 12 penumpang Qatar Airways yang terbang dari Doha Qatar terinfeksi virus Corona.

Mengutip The Greek Reporter, Rabu (3/6/2020) pesawat itu mengangkut total 91 penumpang dan tiba di Athena, Yunani hari Senin waktu setempat.

"Setelah mendapatkan fakta-fakta epidemi, penerbangan dari dan menuju Qatar dihentikan sementara sampai 15 Juni," ujar otoritas penerbangan sipil Yunani dalam pernyataannya.

Otoritas Yunani menambahkan penumpang yang positif Corona mayoritas adalah warga negara Pakistan yang merupakan penduduk resmi Yunani sebanyak 9 orang, dua orang Yunani datang dari Australia, dan seorang warga keturunan Jepang-Yunani.

Penumpang yang hasil tesnya positif akan dikarantina dalam sebuah hotel selama 2 minggu. Penumpang yang hasil tesnya negatif akan dipantau kondisnya.

Yunani termasuk negara Eropa yang memiliki angka kasus Corona yang rendah. Yunani sudah melonggarkan lockdown secara bertahap mulai 4 Mei. Sampai Selasa kemarin, total ada 2.937 kasus virus Corona dengan jumlah kematian mencapai 179 orang.

Buka Wisata Tapi untuk Turis dari 29 Negara

Yunani sudah mulai membuka wisata setelah kasus infeksi virus Corona menurun belakangan ini mulai 15 Juni atau sekitar dua pekan lagi.

Tapi, cuma turis dari 29 negara yang diizinkan masuk. Yakni dari Jerman, Austria, Denmark, Norwegia, Siprus, Israel, Swiss, Jepang, Malta, Bulgaria, China, Kroasia, Australia, Selandia Baru, Makedonia Utara, Albania, Estonia, Latvia, Lebanon, Lithuania, Hungaria, Korea Selatan , Serbia, Montenegro, Rumania, Slovenia, Slovakia, Republik Ceko, dan Finlandia.

Daftar 29 negara itu disusun setelah studi profil epidemiologi negara-negara asal wisatawan dan memperhitungkan pengumuman Badan Keselamatan Udara Eropa (EASA), serta proposal dari Komite Penyakit Menular. Tapi, dalam prosesnya, besar kemungkinan kebijakan itu cuma berlaku sementara.



Simak Video "Tegang! Evakuasi Korban Gempa M 7 Turki dari Reruntuhan"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA