Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 24 Jun 2020 12:08 WIB

TRAVEL NEWS

7 Film Perang Kerajaan Jangan Ditonton di IndoXXI dan Situs Online Ilegal

Pasti Liberti Mappapa
detikTravel
Kereta kuda emas milik Kerajaan Belanda.
Foto: (Kementerian Pertahanan Belanda/ministerie van Defensie)/7 Film Perang Kerajaan Jangan Ditonton di IndoXXI dan Situs Online Ilegal
Jakarta -

Bagi penikmat film bergenre action (aksi), film perang berlatar belakang kerajaan punya keasyikan tersendiri. Terutama yang menyukai kisah sejarah, strategi, dan militer.

Film perang kerajaan ini bisa ditonton secara streaming online. Tapi ingat, tonton di situs yang legal. Jangan menonton film perang kerajaan di situs ilegal seperti IndoXXI, LK21 dan lainnya.

Kembali ke film perang kerajaan. Lazimnya dalam film perang kerajaan, kita akan melihat kostum pemain yang menarik, latar tempat yang unik, adegan demi adegan pertempuran seru yang melibatkan banyak pemain.

Berikut film perang kerajaan yang menarik:

1. The Admiral: Roaring Currents

Film perang kerajaan ini berkisah tentang pertempuran laut antara Angkatan Laut Dinasti Joseon, Korea melawan Angkatan Laut Jepang yang terjadi di Selat Myeongnyang menjadi inti cerita film ini. Alkisah, akhir Oktober 1597, Admiral Yi Sun-sin memimpin armada kapal perang yang tersisa 12 kapal memenangkan pertempuran menghadapi 300 lebih kapal perang Jepang. Kemenangan heroik Admiral Yi ini menjadi legenda di semenanjung Korea.

Sutradara Kim Han-min menyelesaikan syuting film ini selama 6 bulan dimulai awal 2013. Setahun kemudian dirilis dan membuat rekor sebagai salah satu film terlaris di Korea Selatan sepanjang masa. The Admiral: Roaring Currents juga tercatat menjadi film berbahasa Korea terlaris di Amerika bagian utara.

2. Red Cliff

Red Cliff termasuk film perang kerajaan berbiaya terbesar yang pernah dibuat di Asia. Dikutip dari Variety, film dengan sutradara John Woo ini menghabiskan anggaran sekitar USD 80 juta. Film ini diambil dari segmen segmen novel klasik China, "Romance of the Three Kingdoms" yang ditulis Luo Guanzhong. Berkisah hari-hari terakhir Dinasti Han, pada tahun 208 tentang perang yang membentuk periode Tiga Kerajaan.

Sejumlah aktor dan aktris tenar terlibat dalam film yang dirilis pertama kali pada pertengahan 2008 ini seperti Tony Leung dari Hongkong, Zhang Fengyi dari China, dan Takeshi Kaneshiro dari Taiwan. Sekuel film ini, The Red Cliff II kemudian dirilis pada awal 2009.

3. The Warlord

Sebuah film kolosal yang terinspirasi dari kisah nyata pemberontakan Taiping yang terjadi di masa akhir Dinasti Qing sekitar tahun 1860-an. Peristiwa ini menyebabkan terbunuhnya Gubernur Ma Xinyi. Aktor tenar seperti Jet Li, Andy Lau, dan Takeshi Kaneshiro terlibat dalam film perang kerajaan yang disutradarai Peter Chan ini.

Kali ini Jet Li memerankan tokoh antagonis Jenderal Pang Qing Yun yang haus kekuasaan. Film ini berhasil memenangkan beberapa kategori penghargaan dalam 27th Hongkong Film Awards pada 2008 seperti sebagai film terbaik, sutradara terbaik, sinematografi terbaik, dan aktor terbaik.

4. Battle of the Warriors

Film yang dibintangi aktor laga legendaris Andy Lau ini mengambil latar waktu tahun 370 SM. Kala itu China terpecah menjadi tujuh wilayah besar dan sejumlah daerah-daerah kecil. Peperangan beberapa kali melanda termasuk invasi negara Zhao ke negara Yan. Untuk menguasai negara Yan, sebanyak 10 ribu pasukan Zhao harus terlebih dulu menaklukkan kota Liang yang terletak di wilayah perbatasan.

Andy Lau memerankan tokoh bernama Ge Li, membantu kota Liang yang jumlah penduduknya tak lebih dari separuh pasukan Zhao untuk bertahan dari serbuan tersebut. Battle of the Warriors yang dirilis November 2006 ini merupakan film produksi bersama studio film China, Jepang, Korea Selatan, dan Hongkong. Film perang kerajaan ini disutradarai oleh Chi Leung 'Jacob' Cheung.

5. 300

Filmbesutan sutradara Zack Snyder ini berkisah tentang Raja Leonidas yang diperankan Gerard Butler yang memimpin 300 orang Sparta, sebuah kota di Yunani kuno melawan Raja Persia, Xerxes. Konon, Xerxes memiliki tentara lebih dari 300 ribu orang. Pertempuran ini disebut terjadi sekitar tahun 480 SM.

300 dirilis akhir 2006, mendapat sambutan besar dari penikmat film. Pendapatannya nyari mencapai USD 500 juta. Meski demikian sejumlah kritik dilontarkan. Kritikus film, Todd McCarthy di Variety menyebut film ini menarik secara visual namun bombastis. Pemerintah Iran bahkan mengirimkan nota protes pada UNESCO terkait film ini. Iran menganggap film 300 telah menyerang identitas sejarah.

6. Hero

Sejumlah aktor dan aktris laga ternama di Asia mendukung film yang dirilis akhir 2002 ini. Siapa yang tak kenal dengan Jet Li, Donnie Yen, Tony Leung, dan Zhang Ziyi. Film ini mengambil kisah rencana pembunuhan pendiri dinasti Qin pada 227 SM oleh Jing Ke. Hero yang disutradarai Zhang Yimou kala itu termasuk salah satu proyek film termahal di Asia.

7. Braveheart

Braveheart masuk dalam jajaran film bertema perang kerajaan yang masih layak untuk ditonton. Film ini menggambarkan kehidupan William Wallace, seorang pejuang Skotlandia di akhir abad ke-13 yang memimpin Skotlandia dalam Perang Pertama Kemerdekaan Skotlandia melawan Raja Edward I dari Inggris. Wallace diperankan oleh Mel Gibson yang sekaligus jadi sutradara.

Film yang dirilis pada pertengahan 1995 ini berhasil menggaet beberapa penghargaan dalam Academy Awards ke-68 pada 1995. Beberapa kategori yang dimenangkan yakni gambar terbaik, sutradara terbaik, dan sinematografi terbaik. Mel Gibson juga mampu mendapatkan gelar sutradara terbaik dalam Golden Globe Awards ke-53.



Simak Video "Keluar dari Kerajaan, Kisah Harry-Meghan Markle Bakal Difilmkan "
[Gambas:Video 20detik]
(erd/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA