Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 26 Jun 2020 12:53 WIB

TRAVEL NEWS

Iming-iming Uzbekistan untuk Turis: Subsidi Rp 42 Juta, andai...

Putu Intan
detikTravel
Two little girls dressed in Central Asian clothes playing mandolin and dancing during breakfast at chaikhana (Uzbekistan summerhouse).
Uzbekistan. Foto: (iStock)
Jakarta -

Uzbekistan akan memberikan uang sebesar USD 3000 atau lebih dari Rp 42 juta sebagai kompensasi bila turis yang berwisata di negaranya terinfeksi virus virus Corona.

Berbagai negara tengah berlomba-lomba menarik wisatawan untuk melancong ke negaranya kendati ancaman COVID-19 masih menghantui. Sejumlah penawaran dilakukan, mulai dari potongan harga sampai memberi kompensasi seperti yang dilakukan Uzbekistan.

Dilansir dari Matador Network, Jumat (26/6/2020) Uzbekistan menjamin keamanan turis. Andai wisatawan itu sampai terinfeksi virus Corona, mereka yang bakal bertanggung jawab. Caranya, dengan memberikan insentif finansial sebesar USD 3.000 atau lebih dari Rp 42 juta.

"Kami ingin meyakinkan para wisatawan bahwa mereka dapat datang ke Uzbekistan. Pemerintah sangat yakin bahwa langkah-langkah keselamatan dan kebersihan baru yang diterapkan di seluruh sektor pariwisata akan melindungi wisatawan dari COVID-19," kata Duta Pariwisata Uzbekistan Sophie Ibbotson.

"Sehingga presiden siap untuk memberikan uang bila Anda terinfeksi COVID-19 saat liburan di Uzbekistan, kami akan memberikan kompensasi kepada Anda," dia menambahkan.

Uang sebesar Rp 42 juta itu dapat dimanfaatkan untuk menutup biaya perawatan medis yang diperlukan. Akan tetapi kompensasi ini akan diberikan dengan syarat turis harus menggunakan tur dari operator lokal.

Saat ini, Uzbekistan juga mewajibkan hotel-hotel untuk memenuhi standar kesehatan dan keselamatan tertentu. Jika ada turis yang terinfeksi virus Corona di hotel maka hotel harus membayar tagihan medis tamu tersebut.

Sejauh ini Uzbekistan mengizinkan kedatangan turis dari China, Jepang, Israel, dan Korea Selatan. Sementara itu, turis Eropa dan Inggris harus menjalani dikarantina selama 14 hari.

Kebijakan itu kontras dengan aturan berwisata di Kamboja yang mewajibkan setiap turis membayar deposito sebesar USD 3.000 sebagai jaminan bila turis terinfeksi COVID-19 di sana. Deposit itu bisa dibayarkan secara tunai maupun kredit. Biaya itu digunakan untuk layanan pemeriksaan virus Corona.



Simak Video "Di Uzbekistan, Ujian Masuk Universitas Dilakukan di Ruang Terbuka"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA