Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 04 Jul 2020 22:23 WIB

TRAVEL NEWS

Ingin Daki Gunung Prau di New Normal? Ketahui Ini Dulu Ya...

Uje Hartono
detikTravel
keindahan gunung prau
Pendakian Gunung Prau saat new normal pariwisata harus menerapkan protokol kesehatan. (Uje Hartono/detikcom)

FOKUS BERITA

New Normal Pariwisata
Wonosobo -

Mulai tanggal 3 Juli, Gunung Prau di Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah sudah dibuka untuk para pendaki. Kamu yang ingin nanjak, ketahui syarat mendakinya ya.

Berdasarkan surat edaran Perhutani KPH Kedu Utara, wisata pendakian Gunung Prau mulai dibuka untuk uji coba penerapan protokol kesehatan. Namun, saat ini baru pendakian baru dibuka untuk basecamp Dieng.

"Berdasarkan surat edaran dari Perhutani KPH Kedu Utara, sementara baru basecamp Dieng yang dibuka mulai tanggal 3 Juli 2020. Sedangkan basecamp lainnya seperti Patakbanteng, Kalilembu, Dwarawati, Wates, dan Igir Mranak baru dibuka tanggal 10 Juli 2020 mendatang," terang ketua Forum Koordinasi Gunung Prau Indonesia (FKPI) Harsono saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/7/2020).

Harsono mengatakan, dengan dibukanya pendakian Gunung Prau ini, ada aturan baru yang harus ditaati para pendaki. Misalnya, wajib membawa surat keterangan sehat dari Puskesmas, masker, hand sanitizer yang dibawa per kelompok atau perorangan.

"Pada intinya sesuai dengan protokol kesehatan. Masker membawa dua untuk cadangan dan hand sanitizer dan surat keterangan sehat dari Puskesmas terdekat," dia menjelaskan.

Gunung Prau di Wonosobo.Gunung Prau di Wonosobo. Foto: (myaisiralfa/d'Traveler)

Selain itu, untuk menjaga jarak juga ada batasan jumlah orang yang mendaki. Batasan ini setiap basecamp berbeda tergantung kapasitas dari basecamp masing-masing.

Untuk basecamp Dieng 250 pendaki, Patakbanteng 600 pendaki, Kalilembu 100 pendaki, Dwarawati 100 pendaki, Igir Mranak 100 pendaki dan Wates 250 pendaki.

"Jadi untuk menjaga jarak sesuai protokol kesehatan ada batasan jumlah pendaki setiap harinya. Agar tidak teralalu padat di basecamp dan di pendakian," ujarnya.

Selama masa simulasi selama satu bulan mendatang, sementara baru dibuka untuk pendaki dari wilayang Jawa Tengah dan DIY. Nantiya, akan dilakukan evaluasi terkait masa uji coba tersebut.

"Sementara ini, selama uji coba, Gunung Prau baru dibuka untuk pendaki dari Jateng dan DIY. Dan pendaki dari zona merah juga belum diperbolehkan untuk mendaki," kata dia.



Simak Video "Langgar Aturan, Ratusan APK Bajo dan Gibran-Teguh Dicopot!"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)

FOKUS BERITA

New Normal Pariwisata
BERITA TERKAIT
BACA JUGA