Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 04 Jul 2020 22:51 WIB

TRAVEL NEWS

Air France Akan Hapus Lebih dari 7.500 Pekerjaan

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Uni Eropa Setujui Suntikan Dana 7 Miliar Euro Untuk Selamatkan Air France
Air France (Foto: DW News)
Jakarta -

Air France berencana untuk mengurangi 7.580 pekerjaan. Artinya, akan ada PHK bagi 17,5% dari tenaga kerjanya saat ini.

Diberitakan CNN, pemangkasan pekerjaan ini akan berlaku selama beberapa tahun ke depan. Maskapai Air France mengatakannya pada hari Jumat.

Maskapai ini mengharapkan lebih dari 3.500 yang disebutnya keberangkatan alami. Aktivitas ini akan membantu kompensasi bagi yang terkena pemotongan pekerjaan.

Air France akan memangkas 6.560 pekerjaan pada akhir tahun 2022. Anak perusahaannya HOP!, operator regional Prancis, akan memangkas 1.020 pekerjaan selama tiga tahun ke depan, mengurangi hampir separuh tenaga kerjanya.

Industri penerbangan global akan kehilangan pemasukan hingga USD 84 miliar di tahun ini. Data itu dikeluarkan oleh Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA).

Tiada harapan laba pada tahun 2021 saat ekonomi global tak kunjung merespon dan memberi timbal balik.

Pada puncak krisis COVID-19, Air France kehilangan USD 16,9 juta per hari. Pernyataan ini juga dijabarkan Air France pada Jumat lalu dalam sebuah pernyataan.

"Pemulihan tampaknya akan sangat lambat karena ketidakpastian mengenai situasi kesehatan, pencabutan pembatasan perjalanan, dan perubahan permintaan penerbangan komersial," kata perusahaan itu.

Air France memperkirakan bahwa aktivitasnya akan pulih sampai tahun 2024. Prancis berjanji memberi bantuan hampir USD 17 miliar pada Juni untuk mendukung Airbus, Air France dan industri penerbangan lainnya.

Pemerintah mengatakan bahwa Eropa tidak boleh jatuh di belakang China dan Amerika Serikat dalam perlombaan dirgantara global sebagai akibat dari pandemi.

Paket 15 miliar euro atau USD 16,9 miliar sudah termasuk 7 miliar euro atau USD 7,9 miliar dukungan untuk Air France.

Airbus mengatakan pada pekan lalu bahwa mereka akan memangkas sekitar 15.000 pekerjaan, atau PHK bagi lebih dari 10% tenaga kerjanya, selama 12 bulan ke depan.

Pabrikan pesawat asal Eropa yang berpusat di Prancis ini juga memiliki fasilitas produksi di Jerman, Spanyol, dan Inggris.



Simak Video "Air France dan KLM di Ujung Tanduk, Pemerintahnya Sepakat Bailout"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA